BBNI Kuartal III 2025: Laba Turun 7%, Tapi Siap-siap Kuartal IV Bakal Mengejutkan!

- Minggu, 26 Oktober 2025 | 12:00 WIB
BBNI Kuartal III 2025: Laba Turun 7%, Tapi Siap-siap Kuartal IV Bakal Mengejutkan!

Kinerja BBNI Kuartal III 2025: Laba Turun 7%, Prospek Kuartal IV Menguat

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) mencatatkan laba bersih sebesar Rp15,1 triliun hingga kuartal III 2025. Angka ini turun 7 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Secara spesifik untuk kuartal III 2025, laba bersih BBNI tercatat sebesar Rp5 triliun. Meski terkoreksi 11 persen secara tahunan (YoY), laba tersebut masih tumbuh 7 persen secara kuartalan (QoQ).

Analisis Kinerja BBNI dan Ekspektasi Pasar

Berdasarkan riset, capaian laba ini setara dengan 73 persen dari estimasi konsensus laba bersih BBNI untuk tahun 2025. Penurunan kinerja kuartalan ini bukan disebabkan oleh pelemahan fundamental, melainkan keputusan strategis manajemen untuk mempercepat pencatatan sebagian beban operasional dan provisi yang sebelumnya dijadwalkan pada kuartal IV.

Dari sisi pendapatan, non-interest income menjadi sorotan positif pada kuartal III 2025. Komponen ini tumbuh 12 persen YoY dan 23 persen QoQ, didorong oleh keuntungan dari investasi obligasi pemerintah serta peningkatan aktivitas transaction banking.

Proyeksi Pertumbuhan Kredit dan Margin BBNI

Manajemen BBNI mempertahankan proyeksi pertumbuhan kredit 2025 di kisaran 8-10 persen YoY. Realisasi hingga September 2025 telah mencapai 10 persen YoY, meningkat dari 7 persen YoY pada Juni.

Sekitar 50 persen dari dana injeksi likuiditas pemerintah telah disalurkan hingga September, dengan permintaan tertinggi masih berasal dari segmen korporasi. Untuk tahun 2026, manajemen memperkirakan pertumbuhan kredit dapat sedikit lebih tinggi dibandingkan tahun ini.

Namun dari sisi margin, BBNI menurunkan panduan Net Interest Margin (NIM) 2025 dari ≥3,8 persen menjadi sekitar 3,7 persen. Hal ini mencerminkan potensi tekanan dari penurunan loan yield. Cost of Fund (CoF) BBNI sendiri telah turun menjadi 2,8 persen pada September 2025 dari 3,1 persen di Agustus.

Kualitas Aset dan Prospek Kuartal IV 2025

Dari sisi kualitas aset, indikator kredit bermasalah BBNI menunjukkan perbaikan. Rasio Special Mention Loans (SML) dan Loan at Risk (LAR) menurun secara kuartalan, sementara Non-Performing Loan (NPL) relatif stabil di kisaran rendah.

Kinerja BBNI diproyeksikan menguat pada kuartal IV-2025, sejalan dengan strategi penyaluran kredit dan efisiensi biaya. Saham BBNI telah menguat sekitar 14 persen dan kini diperdagangkan pada valuasi 0,92x 1-year forward P/BV.

Dengan valuasi yang masih menarik, potensi kenaikan kinerja di kuartal IV, serta prospek dividen yang atraktif, analis mempertahankan pandangan positif terhadap BBNI dan sektor perbankan secara keseluruhan.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar