IHSG Dibuka Hijau, 322 Saham Meroket! Ini Pemicu Utamanya

- Selasa, 21 Oktober 2025 | 09:48 WIB
IHSG Dibuka Hijau, 322 Saham Meroket! Ini Pemicu Utamanya

IHSG Hari Ini Menguat 1% ke 8.170, Sektor Properti Pacu Kenaikan

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini, Selasa 21 Oktober 2025, dibuka menguat dan ditutup di zona hijau. IHSG berhasil menguat 1 persen, mengakhiri perdagangan di level 8.170. Sentimen positif terlihat luas dengan 322 saham mengalami penguatan.

Perdagangan saham hari ini diwarnai oleh aktivitas yang cukup aktif. Nilai transaksi awal tercatat mencapai Rp1,5 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 1,8 miliar lembar saham. Sebanyak 162 saham tercatat melemah, sementara 472 saham lainnya stagnan atau tidak mengalami perubahan harga yang signifikan.

Indeks Acuan dan Sektoral Mayoritas Hijau

Kinerja positif tidak hanya ditunjukkan oleh IHSG, tetapi juga oleh indeks acuan lainnya. Indeks LQ45 naik 1,79 persen ke level 810,55, diikuti IDX30 yang menguat 1,76 persen ke 422,64. Indeks JII juga naik 1,04 persen ke 563,67, dan indeks MNC36 mencetak kenaikan 1,83 persen ke 331,94.

Dari sisi sektoral, hampir semua indeks sektor catatkan keuntungan. Sektor properti menjadi penyumbang kenaikan terbesar dengan lonjakan 2,54 persen. Sektor lainnya yang menguat antara lain bahan baku ( 1,13%), transportasi ( 1%), keuangan ( 0,97%), dan infrastruktur ( 0,83%). Sektor kesehatan, energi, serta konsumer siklikal juga mencatatkan penguatan. Hanya satu sektor yang terkoreksi, yaitu konsumer non-siklikal yang melemah 0,65 persen.

Top Gainers dan Top Losers IHSG

Pada perdagangan Selasa ini, saham PT Perdana Bangun Pusaka Tbk (KONI) memimpin penguatan dengan melonjak 24,75 persen ke level Rp3.780. Posisi kedua ditempati oleh saham PT Pembangunan Graha Lestari Indah Tbk (PGLI) yang menguat 24,60 persen ke Rp466, disusul PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) yang naik 19,67 persen ke Rp7.300.

Di sisi lain, saham PT Dana Brata Luhur Tbk (TEBE) tercatat sebagai saham dengan pelemahan terdalam, turun 14,98 persen ke Rp1.930. Kemudian, saham PT Geoprima Solusi Tbk (GPSO) melemah 14,97 persen ke Rp795, dan PT Pradiksi Gunatama Tbk (PGUN) menyusul dengan penurunan 14,94 persen ke Rp12.525.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar