Pada bulan Maret 2023, Mowilex meresmikan pabrik produksi canggih yang dirancang untuk mengurangi emisi karbon hingga 7%. Pengukur daya otomatis dan teknologi sistem pendingin di pabrik ramah lingkungan ini mengurangi penggunaan listrik hingga 15%.
Baca Juga: KH. Yahya Staquf Istimewa
Sementara skylight dan kaca ganda semakin meminimalkan listrik yang digunakan untuk penerangan dan pendingin ruangan. Mowilex kini menggunakan forklift listrik, yang tidak menghasilkan emisi seperti versi bahan bakar solar sebelumnya.
Sistem air tanpa limbah di pabrik memproses dan membersihkan air limbah domestik, yang kemudian digunakan kembali untuk mengairi lahan hijau yang mencakup 37% dari lahan pabrik.
Selain itu, Mowilex mendirikan sumber energi terbarukan dari panel surya di kantor pusat yang diharapkan dapat mengurangi emisi karbon di fasilitas tersebut hingga 30%.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: jakarta.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Rupiah Tersungkur di Awal 2026, Tertekan Dolar dan Sinyal Domestik
OJK Soroti Bahaya Jual Beli Mobil Cuma Pakai STNK
Modal Asing Rp1,44 Triliun Serbu Pasar di Awal 2026
Ramadan 2026 Diprediksi Picu Gelombang Pinjol, OJK Waspadai Dominasi Kredit Konsumtif