Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Carsurin Tbk (CRSN) resmi menyetujui pembagian dividen tunai senilai Rp962 juta, atau setara dengan 0,33 per saham. Keputusan ini diambil di tengah catatan kinerja keuangan perseroan yang mengalami penurunan laba bersih secara signifikan.
Sepanjang tahun buku terakhir, perusahaan yang bergerak di bidang jasa pengujian, inspeksi, dan sertifikasi (TIC) ini membukukan laba bersih sebesar Rp5,69 miliar. Angka tersebut terkoreksi cukup tajam dibandingkan periode sebelumnya yang mencapai Rp23 miliar. Meski demikian, manajemen menetapkan rasio pembayaran dividen atau payout ratio sebesar 16,9 persen dari total laba bersih yang diperoleh.
“Yang tadi sudah diumumkan dalam RUPS dan sudah disetujui oleh pemegang saham, dan rencananya pembagian dividen tunai tersebut pada tanggal 24 Juni 2026,” ujar Direktur Keuangan Carsurin, Theresia Ivonne, dalam Paparan Publik di Jakarta, Kamis (21/5/2026).
Ivonne menjelaskan bahwa penurunan laba bersih perseroan lebih banyak dipengaruhi oleh aktivitas non-tunai, khususnya beban depresiasi yang membengkak. Hal ini terjadi akibat metode perhitungan penyusutan yang diterapkan perseroan, yaitu double declining method, yang menyebabkan tingginya nilai depresiasi pada tahun pertama dan kedua penggunaan aset.
Sementara itu, di sisi prospek ke depan, Carsurin memproyeksikan pendapatan sebesar Rp618,6 miliar pada 2026. Target ini menunjukkan pertumbuhan 22 persen dibandingkan realisasi tahun sebelumnya yang mencapai Rp504,9 miliar. Manajemen optimistis profitabilitas akan membaik seiring dengan rampungnya realisasi belanja modal besar-besaran yang dilakukan pada tahun lalu.
Lebih rinci, laba kotor diperkirakan mencapai Rp316,5 miliar, laba operasional Rp49,1 miliar, dan laba bersih diproyeksikan melonjak tiga kali lipat menjadi Rp17,5 miliar. “Untuk investasi di tahun 2026, kami tetap akan memproyeksikan adanya investasi barang-barang, tapi tidak semasif dengan tahun 2025,” kata Ivonne.
Berikut jadwal lengkap pembagian dividen tunai Carsurin: cum dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 3 Juni 2026, ex dividen di pasar reguler dan negosiasi pada 4 Juni 2026, cum dividen di pasar tunai pada 5 Juni 2026, ex dividen di pasar tunai pada 6 Juni 2026, dan pembayaran dividen akan dilaksanakan pada 24 Juni 2026.
Artikel Terkait
Charoen Pokphand Bagikan Dividen Rp2,95 Triliun, Setara Rp180 per Saham
IHSG Terjun Bebas 2,12 Persen ke 6.184, Tertekan Suku Bunga BI dan Arus Keluar Modal Asing
RUPSLB PT Jantra Grupo Indonesia Tunjuk Simon Arosokhi Gulo sebagai Direktur Baru
Under-Invoicing Ekspor Rugikan Negara Rp15.400 Triliun dalam 34 Tahun, Danantara Bentuk BUMN Komoditas