PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN) memutuskan untuk membagikan dividen tunai sebesar Rp2,95 triliun kepada para pemegang sahamnya untuk tahun buku 2025. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang berlangsung pada 20 Mei 2026.
Nilai dividen yang akan dikucurkan setara dengan Rp180 per lembar saham. Jumlah tersebut mencakup 51,5 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk, yang tercatat sebesar Rp5,63 triliun. Dengan demikian, perusahaan masih menyisakan sebagian besar laba sebagai saldo laba ditahan.
Sementara itu, saldo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya tercatat mencapai Rp33,96 triliun, dengan total ekuitas perusahaan sebesar Rp34,15 triliun. Angka ini menunjukkan posisi keuangan yang solid bagi emiten pakan ternak dan pengolahan daging ayam tersebut.
Dividen tunai ini akan diterima oleh para pemegang saham yang namanya tercatat dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) pada tanggal 4 Juni 2026. Proses pembayaran dijadwalkan berlangsung pada 12 Juni 2026.
Adapun jadwal lengkap pembagian dividen meliputi cum dividen di pasar reguler dan pasar negosiasi pada 2 Juni 2026, serta ex dividen di pasar yang sama pada 3 Juni 2026. Untuk pasar tunai, cum dividen jatuh pada 4 Juni 2026 dan ex dividen pada 5 Juni 2026.
Artikel Terkait
IHSG Terjun Bebas 2,12 Persen ke 6.184, Tertekan Suku Bunga BI dan Arus Keluar Modal Asing
RUPSLB PT Jantra Grupo Indonesia Tunjuk Simon Arosokhi Gulo sebagai Direktur Baru
Under-Invoicing Ekspor Rugikan Negara Rp15.400 Triliun dalam 34 Tahun, Danantara Bentuk BUMN Komoditas
Sampoerna Tebar Dividen Rp6,55 Triliun, Laba Bersih Stabil di Tengah Tekanan Industri Rokok