Kalau kamu ke Taman Mini Indonesia Indah akhir-akhir ini, pasti bakal nemuin suasana yang beda. Ramai banget. Salah satu magnetnya ternyata pertunjukan Tari Kecak yang digelar di sana. Tarian ikonik dari Bali itu sukses narik perhatian banyak orang, termasuk mereka yang sebelumnya jarang atau malah belum pernah sekalipun main ke TMII.
Nah, ambil contoh Puput. Perempuan 26 tahun asal Tangerang ini ngaku baru pertama kalinya menginjakkan kaki di TMII. Alasannya sederhana: dia pengen banget liat Tari Kecak langsung.
"Ke sini karena ada Tari Kecaknya. Saya baru pertama kali ke sini,"
Kata Puput saat ditemui di area TMII, Jakarta Timur, Sabtu lalu. Dia datang bareng adiknya, naik kendaraan umum. Dari Transjakarta, lanjut MRT, terus pindah lagi ke LRF sampai turun di stasiun khusus TMII. Perjalanan yang nggak singkat butuh dua jam sejak berangkat pukul delapan pagi.
Tapi Puput nggak ambil pusing. Begitu sampai, tujuannya cuma satu: langsung cari loket penjualan tiket pertunjukan. Meski pembukaan tiket baru dimulai jam 12 siang, dia rela nunggu dari jauh-jauh hari. Takut kehabisan, soalnya sistemnya 'war' dan kuotanya terbatas.
"Mau nungguin ini, takut ngantre. Kan war tiket, ada kuotanya. Ada beberapa titik sih, ini titik terdekat. Iya haha. Nanti kalau udah dapat tiket baru tenang buat keliling sambil nunggu tarinya main,"
Ujarnya sambil tertawa. Buat dia, ini kesempatan langka. Nonton Tari Kecak di Jakarta itu jarang ada. Daripada harus terbang ke Bali, mending ke TMII yang lebih terjangkau apalagi tiketnya gratis.
Dan ternyata, antusiasme Puput mewakili banyak pengunjung lain. Sejak sebelum tengah hari, antrean di pusat oleh-oleh TMII sudah mengular panjang. Orang-orang pada rela berdesakan dan menunggu, demi menyaksikan dentuman suara "cak" dan gerakan penari yang memesona. Pertunjukan budaya rupanya masih punya daya pikat yang kuat, menghubungkan orang dengan sebuah pengalaman yang selama ini mungkin cuma ada di pulau seberang.
Artikel Terkait
Tabrakan Beruntun di Stasiun Bekasi: KRL dan Argo Bromo Anggrek Terlibat Kecelakaan, Belasan Tewas
Polisi Tetapkan Ketua Koperasi BLN Tersangka Kasus Koperasi Bodong yang Jerat Puluhan Ribu Nasabah
Presiden Prabowo Kritik Model Reformasi yang Terlalu Fokus pada Politik, Serukan Kedaulatan Ekonomi di Peringatan Kebangkitan Nasional
Polda Metro Jaya Akan Tindak Tegas Pedagang Sapi Glonggongan Jelang Iduladha 2026