Analis Proyeksi Harga Minyak Bisa Tembus USD116 per Barel Pekan Depan

- Minggu, 05 April 2026 | 21:15 WIB
Analis Proyeksi Harga Minyak Bisa Tembus USD116 per Barel Pekan Depan

Harga minyak dunia tampaknya belum akan berhenti naik. Pekan depan, tren kenaikan ini diprediksi masih berlanjut. Pemicunya? Ketegangan geopolitik yang makin panas dan berpotensi bikin pasokan energi global terganggu.

Ibrahim Assuaibi, seorang pengamat pasar keuangan dan komoditas, menyoroti hal ini. Menurut analisanya, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) berpeluang menembus angka USD116 per barel. Angka yang cukup fantastis.

"Pasar saat ini sangat sensitif terhadap isu geopolitik. Sedikit saja ada eskalasi, harga minyak langsung merespons naik," tuturnya.

Memang, sentimen pasar sedang tidak bagus-bagus amat. Konflik di Timur Tengah yang melibatkan beberapa negara dan kelompok milisi terus memicu kekhawatiran. Semua mata tertuju ke kawasan strategis seperti Selat Hormuz, jalur distribusi energi yang vital.

"Ketegangan di Timur Tengah berpotensi mengganggu jalur distribusi energi, terutama di kawasan strategis seperti Selat Hormuz. Jika itu terjadi, harga minyak bisa melonjak signifikan," jelas Ibrahim dalam pernyataannya, Minggu (5/4/2026).

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar