Saham Sawit Melonjak Didorong Komitmen Presiden Terhadap Program B50

- Senin, 30 Maret 2026 | 15:50 WIB
Saham Sawit Melonjak Didorong Komitmen Presiden Terhadap Program B50

Perdagangan saham Senin (30/3/2026) diwarnai aksi beli yang cukup solid pada sektor kelapa sawit. Saham-saham emiten perkebunan dan produsen CPO bergerak hijau, menangkap sentimen positif yang datang dari berbagai arah. Investor tampaknya kembali melirik komoditas ini, tak lepas dari dinamika harga global dan yang lebih penting prospek kebijakan biodiesel di dalam negeri.

Di papan perdagangan, PT Dharma Satya Nusantara Tbk (DSNG) jadi salah satu yang paling mencolok, melesat 8,44 persen ke level Rp1.735 per unit. Beberapa emiten lain juga ikut merangkak naik. PT Triputra Agro Persada (TAPG) menguat 3,81 persen, disusul PT Salim Ivomas Pratama (SIMP) yang naik 3,25 persen. Tak ketinggalan, saham PT Tunas Baru Lampung (TBLA) dan PT Jaya Agra Wattie (JAWA) juga catat kenaikan signifikan.

Penguatan ternyata cukup merata. PT PP London Sumatra (LSIP), PT Sawit Sumbermas Sarana (SSMS), PT Astra Agro Lestari (AALI), hingga PT Cisadane Sawit Raya (CSRA) semuanya ditutup di zona hijau dengan beragam persentase. Pergerakan ini jelas bukan tanpa alasan.

Di sisi lain, sentimen utama datang dari kebijakan pemerintah. Presiden Prabowo Subianto, dalam kunjungan resminya ke Jepang, menegaskan komitmen untuk mendorong program biodiesel berbasis sawit.

“Kami akan bergerak besar-besaran di sektor biofuel,” ujar Prabowo dalam sebuah forum bisnis di Tokyo, seperti dilaporkan Reuters.

“Tahun ini kami akan memproduksi solar dari minyak sawit dan meningkatkan campurannya dari 40 persen menjadi 50 persen,” imbuhnya.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar