DPR Padamkan Lampu dan Kurangi BBM Pejabat untuk Program Penghematan Energi

- Senin, 30 Maret 2026 | 18:55 WIB
DPR Padamkan Lampu dan Kurangi BBM Pejabat untuk Program Penghematan Energi
DPR Gelap Gulita

Gedung DPR RI yang biasanya terang benderang, kini diselimuti gelap. Sejak Senin (30/3) sore sekitar pukul enam, lampu-lampu di kompleks parlemen itu mulai dipadamkan satu per satu. Ini adalah bagian dari komitmen penghematan energi yang sedang digalakkan.

Pantauan di lokasi, suasana benar-benar berbeda dari biasanya. Hanya beberapa titik yang masih mendapat cahaya, seperti area toilet dan dekat pintu-pintu keluar darurat. Gelapnya tidak cuma di satu gedung. Kondisi serupa terlihat di Gedung Nusantara I, II, III, hingga gedung berbentuk kura-kura. Bahkan eskalator di Nusantara II yang biasanya tetap berputar sampai larut, kini diam tak bergerak.

Yang juga terasa adalah kesunyiannya. Dengung AC dan elektronik lain yang biasa terdengar, hilang sama sekali. Hemat energi ini diterapkan secara total, rupanya.

Di sisi lain, suasana di luar kompleks gedung juga tak kalah gelap. Hanya pancaran lampu jalan yang tersisa, menerangi sebagian area. Suasana malam di Senayan jadi lebih kelam dari biasanya.

Kebijakan ini bukan tanpa pemberitahuan. Sekjen DPR RI, Indra Iskandar, sudah menyampaikan rencana penghematan beberapa hari sebelumnya. Langkahnya mencakup pembatasan lampu pada malam hari dan yang cukup menyentuh, pemotongan jatah BBM untuk para pejabat.

"Senin 30 Maret seluruh pejabat baru lengkap. Jadi baru ditegaskan komitmen tersebut. Tapi dari Biro Umum yang mengelola kendaraan sudah dibuat exercise berkaitan dengan penghematan BBM,"

Begitu kata Indra kepada para wartawan pada Jumat (27/3).

Ia menjelaskan lebih rinci soal pengurangan BBM untuk aparatur sipil negara di DPR. Kebijakannya, jatah bahan bakar dikurangi satu hari dalam seminggu.

"Mengurangi jatah BBM-nya. Kami fokus pada ASN. Jadi saat ini sementara setiap Minggu dikurangi jatah BBM-nya 1 hari. Untuk yang menggunakan mobil operasional eselon 1, eselon 2 dan sebagian eselon 3,"

ujar Indra.

Jadi, gelapnya gedung DPR bukanlah pemadaman listrik biasa. Itu adalah tanda dimulainya sebuah program penghematan yang, setidaknya untuk sementara, mengubah wajah Senayan di malam hari.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar