Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah akan menyalurkan 20 ekor sapi kurban dalam rangka memperingati Idul Adha 1447 Hijriah, yang tahun ini jatuh pada Rabu (27/5/2026). Ratusan hewan ternak tersebut rencananya akan didistribusikan ke berbagai tingkatan struktural organisasi, mulai dari kantor cabang hingga ranting di seluruh wilayah.
Ketua Panitia Idul Adha PP Muhammadiyah, Pachrul Septiana, mengungkapkan bahwa 20 ekor sapi tersebut merupakan sumbangan dari berbagai pihak, termasuk Presiden dan Wakil Presiden. “Tahun ini kita terima 20 sapi, ya itu termasuk dari Bapak Presiden sama Bapak Wakil Presiden. Dan dari 20 ekor sapi itu kita distribusikan lagi ke pimpinan daerah Muhammadiyah, wilayah apa namanya, cabang Muhammadiyah, bahkan ke tingkat ranting,” jelasnya kepada wartawan, Rabu (27/5/2026).
Distribusi kurban akan diprioritaskan untuk wilayah Jabodetabek. Menurut Pachrul, proses pemotongan dan penyaluran daging kurban akan dilaksanakan pada Kamis (28/5/2026) atau sehari setelah Hari Raya. “Dan nanti kita bagikan pendistribusiannya itu di hari besok hari Kamis, H 1 ya, di gedung PP Muhammadiyah. Karena emang sebelumnya semenjak COVID kita nggak melakukan pemotongan di kantor ya, dan semenjak itu kita melakukan pemotongan di RPH, di rumah potong hewan,” ujarnya.
Sebagai informasi, kebijakan pemotongan hewan kurban di rumah potong hewan (RPH) telah diterapkan sejak masa pandemi Covid-19 dan masih berlanjut hingga saat ini. Langkah ini diambil untuk menjaga kebersihan dan kelancaran proses distribusi.
Sebelumnya, pada pagi hari yang sama, PP Muhammadiyah telah menggelar Salat Idul Adha 1447 Hijriah di halaman kantor PP Muhammadiyah, Menteng, Jakarta Pusat. Para jemaah, yang hadir bersama anggota keluarga, tampak khusyuk mengikuti rangkaian ibadah. Khotib dalam salat tersebut adalah Hilman Latief, sementara imam dipimpin oleh Ustadz Teguh Agus Wahyuda.
Sementara itu, Idul Adha 1447 Hijriah tahun ini dirayakan secara serentak oleh pemerintah dan Muhammadiyah, menandai kesamaan penetapan hari raya di kalangan umat Islam Indonesia.
Artikel Terkait
KPK Temukan Indikasi Intervensi ke Pekerja Outsourcing untuk Menangkan Bupati Pekalongan di Pilkada
Majelis Etik Ombudsman Putuskan Nasib Ketua Nonaktif Tersangka Suap Pekan Depan
Anggota DPR: Regulasi AI Indonesia Tertinggal Jauh dari Perkembangan Teknologi
Puan Maharani Ajak Masyarakat Maknai Idul Adha sebagai Momentum Perkuat Kepedulian Sosial