Ratusan hewan kurban mulai disalurkan Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) pada perayaan Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, menjangkau pusat Kota Palembang hingga wilayah pelosok di jajaran kepolisian setempat. Penyerahan secara simbolis dilakukan langsung oleh Kapolda Sumsel, Inspektur Jenderal Sandi Nugroho, di hadapan jemaah dan warga yang melaksanakan salat Id di Masjid Al Aman, Kompleks Pakri, Rabu (27/5/2026). Momen tersebut berlangsung khidmat sesaat setelah rangkaian ibadah salat Id usai, sekaligus menandai dimulainya pendistribusian secara keseluruhan.
Dalam kesempatan itu, Irjen Sandi menyapa warga yang hadir dan menekankan pentingnya merawat kebersamaan. Ia memaknai ibadah kurban sebagai sarana untuk meruntuhkan sekat antara aparat dan masyarakat. Kepolisian, menurut dia, hadir bukan sebagai pihak yang berjarak, melainkan sebagai bagian tak terpisahkan dari keluarga besar masyarakat Sumatera Selatan.
Sementara itu, Kepala Biro Sumber Daya Manusia Polda Sumsel, Komisaris Besar Sudrajad Hariwibowo, melaporkan bahwa antusiasme jajaran dalam berbagi tahun ini cukup tinggi. Secara keseluruhan, di tingkat Polda dan polres jajaran terkumpul sebanyak 579 hewan kurban. “Alhamdulillah, tahun ini secara keseluruhan di tingkat Polda dan Polres jajaran terkumpul 579 hewan kurban, yang terdiri dari 327 ekor sapi dan 252 ekor kambing,” ungkap Sudrajad dalam laporannya.
Distribusi hewan kurban dirancang secara rinci agar tepat sasaran. Ratusan hewan dalam keadaan hidup disalurkan ke berbagai pondok pesantren, majelis taklim, masjid, dan panti asuhan. Di sisi lain, ribuan kupon daging kurban diprioritaskan bagi mereka yang sehari-hari berada di sekitar lingkungan kepolisian namun kerap terlewatkan. “Daging kurban yang dipotong di Masjid Al-Aman dan Masjid As-Sa’adah hari ini langsung kita distribusikan melalui ribuan kupon. Tidak hanya untuk warga sekitar kompleks, tetapi juga secara khusus kita bagikan kepada para pekerja harian lepas, pegawai kantin, hingga petugas kebersihan. Ini adalah bentuk rasa syukur dan kebersamaan kita dengan mereka,” tambah Sudrajad.
Penyaluran hewan kurban juga menyentuh masyarakat di titik-titik geografis terjauh di Sumatera Selatan. Di ujung barat laut provinsi yang berbatasan langsung dengan provinsi tetangga, tepatnya di Desa Karang Anyar, Kabupaten Musi Rawas Utara, hewan kurban diserahkan secara langsung kepada Kepala Desa setempat, Martono, untuk dinikmati warga pelosok. Hal serupa terlihat di wilayah pegunungan, di mana distribusi menempuh perjalanan darat menjangkau Pondok Pesantren Al Ittifaqiah di Kuripan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Melalui pendistribusian yang terarah ini, kehangatan perayaan Idul Adha diharapkan dapat dinikmati oleh seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini sekaligus mempertegas nilai-nilai kemanusiaan yang selalu berjalan beriringan dengan tugas menjaga ketertiban masyarakat di Sumatera Selatan. Menegaskan hal tersebut, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumsel, Komisaris Besar Nandang Mu’min Wijaya, menyampaikan bahwa momentum Idul Adha merupakan cerminan dari komitmen institusi untuk selalu hadir di tengah masyarakat. “Berbagi di hari raya ini adalah wujud syukur dan cara kami untuk terus membaur bersama warga. Pelayanan dan pengayoman kepada masyarakat adalah pengabdian yang berjalan terus-menerus. Kami berharap kebersamaan ini semakin memperkuat rasa kesetaraan kita semua di Sumatera Selatan,” tegasnya.
Artikel Terkait
Jusuf Kalla Salat Idul Adha di Al Azhar, Doakan Perdamaian dan Rehabilitasi Gaza
Harga Emas Antam Kembali Turun Rp13 Ribu per Gram, Buyback Ikut Melemah
Trump Jalani Pemeriksaan Medis Tahunan di Tengah Sorotan soal Transparansi Kesehatan
Arteta Resmi Dinobatkan sebagai Manajer Terbaik Liga Inggris Usai Akhiri Puasa Gelar Arsenal Selama 22 Tahun