Fitch Naikkan Proyeksi Harga Tembaga dan Emas, Saham Tambang Diuntungkan

- Senin, 30 Maret 2026 | 11:00 WIB
Fitch Naikkan Proyeksi Harga Tembaga dan Emas, Saham Tambang Diuntungkan

Melihat revisi ini, Direktur PT Reliance Sekuritas Indonesia Tbk, Reza Priyambada, menyebutnya sebagai cerminan dari penilaian Fitch terhadap kondisi global terkini. Naiknya harga komoditas, katanya, hampir selalu jadi kabar baik untuk emiten di sektor terkait.

Pendapat senada datang dari Nafan Aji Gusta Utama, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Indonesia. Menurutnya, langkah Fitch ini wajar dan berpotensi menjadi katalis positif bagi saham-saham pertambangan. Dia memberi contoh ANTM, yang prospeknya sejalan dengan dinamika harga emas global yang kuat.

Dengan harga emas yang diperkirakan tetap tinggi, margin laba divisi logam mulia ANTM diprediksi tetap menggembungkan di awal 2026. Upaya hilirisasi yang digarap bersama Grup MIND ID juga jadi nilai tambah. Kolaborasi dengan raksasa seperti CATL dan LG Energy Solution lewat Indonesia Battery Corporation (IBC) sudah masuk fase konstruksi lanjut. Belum lagi, kebijakan pemerintah yang membatasi ekspor bahan mentah justru menguntungkan ANTM dan Grup MIND ID yang sudah punya infrastruktur smelter feronikel yang mapan.

Secara performa, ANTM bersama Merdeka Copper Gold (MDKA) memang sedang memimpin kenaikan di antara emiten emas sepanjang 2026. Hingga penutupan perdagangan Jumat (27/3), saham ANTM telah menguat 9,03 persen year-to-date, sementara MDKA melesat lebih jauh, naik 38,63 persen.

Dari kacamata teknikal, Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas menyoroti beberapa saham komoditas yang menarik. Dia menyebutkan Merdeka Gold Resources (EMAS) dengan target harga 9.000-9.400, dan Archi Indonesia (ARCI) di rentang 1.755-1.905.

Jadi, di tengah proyeksi kenaikan harga komoditas global ini, sentimen positif berpeluang besar menyapa emiten tambang, termasuk yang ada di ekosistem MIND ID. Tentu saja, sebelum memutuskan untuk masuk, pelaku pasar perlu mencermati baik-baik kondisi fundamental dan teknikal masing-masing saham. Kabar baik bukan jaminan, tapi setidaknya memberi arah angin yang lebih jelas.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar