PT Mulia Industrindo (MLIA) Catat Kerugian Rp4,55 Miliar di 2025

- Minggu, 29 Maret 2026 | 18:15 WIB
PT Mulia Industrindo (MLIA) Catat Kerugian Rp4,55 Miliar di 2025

Tahun 2025 ternyata jadi tahun yang berat bagi PT Mulia Industrindo Tbk (MLIA). Perusahaan bahan bangunan itu harus menelan pil pahit dengan membukukan kerugian bersih. Angkanya cukup signifikan, Rp4,55 miliar. Padahal, setahun sebelumnya, mereka masih bisa bernapas lega dengan laba bersih yang mencapai Rp311,07 miliar. Sebuah pembalikan situasi yang dramatis.

Laporan keuangan per 31 Desember 2025 menunjukkan, pendapatan perseroan merosot sekitar 7%. Dari sebelumnya Rp4,42 triliun di 2024, kini tinggal Rp4,1 triliun. Penurunan pendapatan saja sudah cukup merepotkan. Namun, masalahnya bertambah rumit karena beban pokok pendapatan justru naik 2,4% menjadi Rp3,5 triliun. Kombinasi mematikan ini langsung menghantam laba kotor perusahaan.

Laba bruto MLIA pun terjun bebas. Hanya tersisa Rp608,75 miliar, atau anjlok 39,3% dibandingkan capaian fantastis Rp1 triliun di tahun sebelumnya. Wajar saja, sebelum pajak pun perusahaan sudah berada di zona merah dengan rugi Rp6,37 miliar. Bandingkan dengan 2024, di mana mereka mencatat laba sebelum pajak hampir Rp401 miliar.

Setelah memperhitungkan manfaat pajak sebesar Rp1,83 miliar, kerugian tahun berjalan yang harus diakui tetap dalam jumlah yang besar: Rp4,55 miliar. Kerugian ini sepenuhnya diatribusikan kepada pemilik entitas induk, menggambarkan betapa dalamnya penurunan kinerja secara keseluruhan.

Editor: Bayu Santoso


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar