Senin siang itu, cuaca terik tak menyurutkan tim kesehatan Polres Metro Jakarta Utara. Mereka mendatangi langsung Posyan Ancol dan Pospam Tanah Merdeka. Tujuannya satu: memeriksa kondisi fisik dan membagikan vitamin untuk para anggota yang tengah bertugas. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul satu siang ini merupakan bagian dari persiapan menyambut Operasi Ketupat Jaya 2026.
Menurut rencana, operasi pengamanan terpusat itu akan menyapa masyarakat di masa libur Lebaran tahun depan. Nah, untuk mendukungnya, kesiapan personel di lapangan jadi hal krusial. Pemeriksaan kesehatan semacam ini adalah komitmen internal untuk memastikan setiap anggota dalam kondisi prima. Sehat, tentu saja, agar mereka siap menjalankan tugas pengamanan dan pelayanan di titik-titik keramaian.
Kombes Martinus Ginting, Kabid Dokkes Polda Metro Jaya, menegaskan hal tersebut.
"Pelayanan kesehatan ini bagian dari dukungan kami untuk Operasi Ketupat Jaya 2026. Intinya, kami ingin pastikan setiap personel di pos pelayanan maupun pengamanan itu sehat. Kalau sehat, pelayanan kepada masyarakat bisa optimal," ujarnya.
Di sisi lain, kegiatan ini bukan sekadar formalitas. Tim Dokkes turun langsung, memeriksa satu per satu, sambil menyerahkan suplemen. Harapannya jelas: dengan tubuh yang fit, kinerja di lapangan bisa lebih maksimal.
Martinus menambahkan poin penting lainnya.
"Kami tidak cuma fokus pada pengamanan eksternal. Memperhatikan kesehatan anggota di lapangan juga prioritas. Personel yang sehat akan menjalankan tugas dengan lebih maksimal, humanis, dan tentu saja profesional. Ini bentuk komitmen nyata kami pada masyarakat," jelasnya.
Jadi, selain sibuk menyusun strategi pengamanan, Polri juga paham betul bahwa kesehatan personel adalah modal utama. Sebuah langkah sederhana, tapi punya dampak yang signifikan untuk kesuksesan operasi nanti.
Artikel Terkait
Mensos Gus Ipul Konsultasi ke KPK soal Pengadaan Barang Sekolah Rakyat, Cegah Korupsi Sejak Dini
PDIP Tolak Keras Usul RUU Pemilu Jadi Inisiatif Pemerintah
Trump Tolak Bayar Tiket Piala Dunia 2026 jika Harga Tembus Rp17,3 Juta
AS Serang Pelabuhan Strategis Iran, Gencatan Senjata di Ambang Keruntuhan