Laporan keuangan tahun 2025 PT Medikaloka Hermina Tbk (HEAL) akhirnya dirilis. Hasilnya? Ada angin segar, tapi juga kabar yang kurang menggembirakan. Perusahaan yang mengelola jaringan Rumah Sakit Hermina ini mencatat penurunan laba bersih yang cukup signifikan.
Angkanya, laba bersih yang dapat diatribusikan ke pemilik induk perusahaan cuma Rp429,55 miliar. Kalau dibandingin sama tahun 2024 yang mencapai Rp535,94 miliar, itu artinya ada penurunan hampir 20 persen. Lumayan dalam, ya.
Yang menarik, pendapatannya justru naik. Sepanjang 2025, HEAL berhasil membukukan pendapatan bersih Rp7,13 triliun. Angka ini tumbuh 6,2 persen dari tahun sebelumnya. Tapi, pertumbuhan ini ternyata nggak serta merta bikin kantong perusahaan makin tebal.
Soalnya, di sisi lain, beban pokok pendapatannya melonjak lebih cepat, yaitu 10,2 persen. Akibatnya, laba kotor perseroan malah sedikit meredup, turun 0,9 persen menjadi Rp2,41 triliun. Dari sini, perlahan-lahan terlihat di mana masalahnya mulai menggerogoti.
Laba usaha pun ikut terpangkas, turun 8,6 persen ke level Rp967,04 miliar. Sementara laba sebelum pajak anjlok lebih dalam, 16,8 persen, menjadi Rp754,88 miliar. Setelah dipotong beban pajak, laba tahun berjalan yang tersisa tinggal Rp548,96 miliar turun lebih dari seperlima dari capaian 2024.
Kalau lihat dari neracanya, ceritanya agak berbeda. Total ekuitas perseroan justru melambung 22,9 persen menjadi Rp7,21 triliun di akhir 2025. Asetnya juga membesar jadi Rp11,89 triliun, naik 12,4 persen. Di tengah tekanan laba, perusahaan tampaknya masih melakukan ekspansi.
Likuiditasnya juga terlihat cukup sehat. Kas dan setara kas mereka naik 13,2 persen menjadi Rp727,79 miliar. Sementara total liabilitas atau kewajiban justru turun tipis, 0,7 persen, menjadi Rp4,68 triliun.
Jadi, gambaran lengkapnya begini: pendapatan naik, aset dan ekuitas menguat, likuiditas terjaga. Tapi beban yang melonjak tinggi akhirnya menghantam garis bawah profitabilitas mereka. Tahun 2025 jelas jadi tahun yang berat bagi HEAL.
Artikel Terkait
BRI Salurkan 5.000 Lebih Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia saat Idul Adha
BEI Pindahkan GOTO dan BELI ke Papan Pengembangan, 26 Saham Naik Kelas ke Papan Utama
Harga Emas Batangan di Pegadaian Turun saat Iduladha, Antam Terkoreksi ke Rp2,897 Juta per Gram
Chandra Asri Resmi Kelola Pelabuhan Cilegon Selama 56 Tahun