Kalau dilihat dari pergerakan mingguan, trennya juga kurang menggembirakan. S&P 500 dan Nasdaq sepertinya akan mencatatkan penurunan untuk kelima minggu berturut-turut. Dow Jones sendiri, meski terlihat lebih tahan, diperkirakan hanya akan bergerak relatif datar di akhir pekan ini.
Indikator ketakutan, alias Indeks Volatilitas CBOE (VIX), pun ikut merespons. Indeks itu melonjak 2,56 poin dan bertengger di level 30. Angka yang cukup mengkhawatirkan.
Tekanan terasa di berbagai sektor. Sektor layanan komunikasi, misalnya, masih terpuruk dengan penurunan 0,9 persen. Raksasa teknologi seperti Alphabet dan Meta Platforms ikut terseret, sahamnya masing-masing turun 1,2 persen dan 1,7 persen.
Gelombang pelemahan juga menghantam saham-saham perangkat lunak. ETF sektor teknologi perangkat lunak iShares Expanded terpental 3,4 persen, mencapai level terendah dalam lebih dari sebulan terakhir. Sektor konsumsi non-primer pun tak luput, anjlok 1,4 persen.
Carnival Corporation, operator kapal pesiar ternama, menjadi salah satu korban. Sahamnya merosot 1,3 persen setelah perusahaan memangkas proyeksi laba tahunannya. Sebuah sinyal bahwa konsumen mungkin mulai berpikir ulang untuk berlibur mewah di tengah situasi global yang mencemaskan ini.
Artikel Terkait
MORA Siapkan Buyback Rp1,02 Triliun Jelang Merger dengan EMR
Obligasi dan Sukuk RATU Tembus Oversubscription 6,8 Kali Lipat
ENVY Rencanakan Akuisisi 99% Saham Delapan Media Komunikasi
IHSG Turun 0,94% ke 7.097,06, Mayoritas Sektor Tertekan