IHSG akhirnya menutup perdagangan Selasa kemarin di zona hijau, tepatnya di level 7.106. Sentimen pasar tampaknya masih beragam, tapi setidaknya ada secercah kehijauan di akhir sesi.
Namun begitu, menurut analisis terbaru dari MNC Sekuritas yang dirilis Senin, perjalanan IHSG mungkin belum sepenuhnya mulus. Riset mereka menunjukkan, posisi indeks saat ini masih berada dalam bagian dari wave (v) dari gelombang [c] pada wave A, atau jika memakai label merah, wave (2). Intinya, analisis teknikal ini mengisyaratkan bahwa koreksi berpotensi belum usai.
Artinya, ada kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan pergerakan korektifnya menuju rentang 6.745 hingga 6.887. Di sisi lain, area penguatan terdekat yang perlu diawasi adalah di kisaran 7.176-7.238. Untuk level support dan resistance, catat angka-angka ini: support di 6.991 dan 6.843, sementara resistance ada di 7.156 dan 7.239.
Lalu, saham apa saja yang jadi andalan? MNC Sekuritas memberikan beberapa rekomendasi, dengan strategi yang bervariasi.
BBYB ditutup menguat 4,35% ke Rp288, didorong volume pembelian yang meningkat. Selama saham ini bisa bertahan di atas level Rp264 sebagai stoploss, analis memperkirakan posisinya sedang di awal wave [a] dari wave B.
Rekomendasi: Buy on Weakness di Rp272-286.
Target: Rp316 dan Rp346.
Stoploss: di bawah Rp264.
EXCL melesat cukup tajam, naik 15,63% ke Rp2.960. Volume pembelian muncul kuat dan saham berhasil menembus MA20. Posisinya diperkirakan sedang di bagian awal wave (C) dari wave [B].
Artikel Terkait
Ketegangan AS-Iran Picu Aksi Jual dan Pelemahan Pasar Saham Asia
Avatar: Fire and Ash Tembus USD1 Miliar, Jadi Film Ketiga Disney yang Raih Prestasi Serupa di 2025
Laba Bersih ABM Investama Anjlok 51% di Tengah Tekanan Harga Batu Bara
Pendapatan Trimegah Sekuritas Melonjak 85% Jadi Rp1,68 Triliun pada 2025