Analis Prediksi IHSG Masih Berpotensi Koreksi ke Level 6.745

- Senin, 23 Maret 2026 | 09:30 WIB
Analis Prediksi IHSG Masih Berpotensi Koreksi ke Level 6.745

IHSG akhirnya menutup perdagangan Selasa kemarin di zona hijau, tepatnya di level 7.106. Sentimen pasar tampaknya masih beragam, tapi setidaknya ada secercah kehijauan di akhir sesi.

Namun begitu, menurut analisis terbaru dari MNC Sekuritas yang dirilis Senin, perjalanan IHSG mungkin belum sepenuhnya mulus. Riset mereka menunjukkan, posisi indeks saat ini masih berada dalam bagian dari wave (v) dari gelombang [c] pada wave A, atau jika memakai label merah, wave (2). Intinya, analisis teknikal ini mengisyaratkan bahwa koreksi berpotensi belum usai.

Artinya, ada kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan pergerakan korektifnya menuju rentang 6.745 hingga 6.887. Di sisi lain, area penguatan terdekat yang perlu diawasi adalah di kisaran 7.176-7.238. Untuk level support dan resistance, catat angka-angka ini: support di 6.991 dan 6.843, sementara resistance ada di 7.156 dan 7.239.

Lalu, saham apa saja yang jadi andalan? MNC Sekuritas memberikan beberapa rekomendasi, dengan strategi yang bervariasi.

BBYB ditutup menguat 4,35% ke Rp288, didorong volume pembelian yang meningkat. Selama saham ini bisa bertahan di atas level Rp264 sebagai stoploss, analis memperkirakan posisinya sedang di awal wave [a] dari wave B.

Rekomendasi: Buy on Weakness di Rp272-286.
Target: Rp316 dan Rp346.
Stoploss: di bawah Rp264.

EXCL melesat cukup tajam, naik 15,63% ke Rp2.960. Volume pembelian muncul kuat dan saham berhasil menembus MA20. Posisinya diperkirakan sedang di bagian awal wave (C) dari wave [B].

Rekomendasi: Buy on Weakness di Rp2.710-2.870.
Target: Rp3.080 dan Rp3.260.
Stoploss: di bawah Rp2.630.

Berbeda dengan dua saham sebelumnya, HRTA justru terkoreksi 3,46% ke Rp2.510. Tekanan jual memang ada, tapi menariknya pergerakannya masih bertahan di atas MA60. Asalkan bisa menjaga level di atas Rp2.410, saham ini diduga sedang di awal wave [c] dari wave B.

Rekomendasi: Spec Buy di Rp2.440-2.500.
Target: Rp2.790 dan Rp2.940.
Stoploss: di bawah Rp2.410.

Terakhir, MBMA. Saham ini naik 2,19% ke Rp700 dengan volume pembelian yang mendukung, dan masih kokoh di atas MA60. Posisi saat ini diperkirakan berada di bagian awal wave [c] dari wave B.

Rekomendasi: Buy on Weakness di Rp665-690.
Target: Rp750 dan Rp825.
Stoploss: di bawah Rp650.

Demikianlah snapshot pasar dan sejumlah rekomendasi saham untuk diperhatikan. Selalu ingat, analisis teknikal adalah salah satu alat bantu, dan dinamika pasar bisa berubah dengan cepat.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar