Baca Juga: Saham MEJA Segera Melantai di Bursa, Begini Rencana Perseroan Setelah IPO
Inflasi Indonesia tetap terkendali dalam kisaran sasaran, dengan angka IHK tahun 2023 sebesar 2,61 persen year on year (yoy), yang tetap berada dalam target tiga plus minus satu persen. Tingkat inflasi ini juga merupakan yang terendah di dunia.
Dengan surplus neraca perdagangan, Indonesia dapat mempertahankan ketahanan eksternalnya.
Surplus perdagangan pada Desember 2023 mencapai 3,3 miliar dolar AS, dipengaruhi oleh kinerja ekspor komoditas utama, seperti batu bara, besi, dan baja.
Baca Juga: Jauhi 680 Dolar Per Ton, Harga CPO Indonesia dan Malaysia Kompak Naik
Posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir Desember 2023 meningkat menjadi 146,4 miliar dolar AS, setara dengan pembiayaan 6,7 bulan impor atau 6,5 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, melebihi standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.
Prospek pertumbuhan ekonomi jangka menengah tetap positif, dengan proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun 2025 antara 4,8 persen hingga 5,6 persen, dan pada tahun 2028 diprediksi mencapai 5,3 persen hingga 6,1 persen.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: sinarharapan.co
Artikel Terkait
Harga Jual Emas Antam Stagnan, Harga Buyback Anjlok Rp80.000
Analis: Koreksi IHSG Belum Masuk Kategori Krisis Sistemik
Harga Minyak Jatuh 11% Usai Trump Tunda Serangan ke Iran
Wall Street Melonjak Usai Trump Tunda Ancaman Serangan ke Iran