SEMARANG, murianetwork.com - Dalam upaya bertransformasi menjadi digital telecommunication company, TelkomGroup mengimplementasikan strategi bisnis dan operasional perusahaan yang berorientasi kepada pelanggan (customer-oriented).
Transformasi tersebut akan membuat organisasi TelkomGroup menjadi lebih lean (ramping) dan agile (lincah) dalam beradaptasi dengan perubahan industri telekomunikasi yang berlangsung sangat cepat.
Organisasi yang baru juga diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam menciptakan customer experience yang berkualitas.
Baca Juga: Laga Sengit! Semen Padang vs Persiraja: Statistik Head-to-Head, Prediksi, dan Analisis Pertandingan
Makhdor Rosadi, Deputy Executive Vice President Telkom Regional IV Jateng & DIY mengatakan, Telkom sekarang ini lebih gencar melakukan penetrasi pasar Business to Business (B2B).
Yaitu penyediaan layanan untuk korporasi, pemerintahan, UMKM, penyedia layanan internet dan lain-lain.
“Seiring perkembangan era digital sekarang ini banyak produk berbasis layanan internet bermunculan di Indonesia."
Baca Juga: Induk Kelinci Sering Ogah Menyusui Anaknya? Para Pemelihara Wajib Pahami Hal Ini
Artikel Terkait
Pembangunan Pabrik Baru SCNP di Bogor Capai 70 Persen
IHSG Anjlok 1,44%, Saham MSKY dan JAYA Melonjak di Atas 34%
Rupiah Menguat ke Rp16.759 Didorong Harap Perundingan AS-Iran
Saham Jantra Grupo (KAQI) Melonjak 21,9%, Jadi Top Gainer Bursa