IHSG Anjlok 3,05% Jelang Lebaran, Tekanan Global dan Minyak Picu Aksi Jual

- Minggu, 15 Maret 2026 | 09:40 WIB
IHSG Anjlok 3,05% Jelang Lebaran, Tekanan Global dan Minyak Picu Aksi Jual

Begitu kata analis mereka. Di sisi lain, dari dalam negeri sendiri ada ancaman lain. Lonjakan harga minyak dunia berpotensi membebani fiskal pemerintah, apalagi jika harganya melonjak jauh melampaui asumsi APBN. Gabungkan itu dengan tradisi pasar yang cenderung sepi sebelum lebaran, wajar jika aktivitas transaksi jadi sangat berhati-hati.

Meski begitu, di tengah tekanan yang meluas, masih ada sektor yang diandalkan untuk menopang. Menurut BRI Danareksa, sektor perbankan masih menjadi andalan utama pergerakan indeks.

Sayangnya, sinyal teknikal belum menunjukkan tanda-tanda pemulihan. IHSG dinilai masih terjebak dalam tren koreksi dengan pola lower high dan lower low. Analis mereka menambahkan, momentum bearish masih terlihat jelas dari indikator MACD yang bertengger di area negatif.

Level support kunci di 7.200 sudah jebol. Dengan tembusnya level itu, pintu untuk pelemahan lebih dalam pun terbuka. Target support berikutnya kini mengintai di kisaran 7.100 hingga 7.000.

Sebagai catatan, keputusan untuk membeli atau menjual saham sepenuhnya ada di tangan investor.

Editor: Erwin Pratama


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar