Jumat sore (13/3/2026) menutup pekan dengan catatan merah lagi untuk bursa saham. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali melemah, terkoreksi 3,05 persen ke level 7.137. Tekanan jual masih terasa sangat dominan di pasar.
Nah, ke mana arah IHSG selanjutnya? Tim riset MNC Sekuritas punya pandangan. Mereka memprediksi koreksi ini masih berpeluang berlanjut di awal pekan, tepatnya pada perdagangan Senin (16/3). Dasarnya, analisis teknikal menunjukkan area support terdekat sudah jebol.
“Kami memperkirakan, posisi IHSG saat ini sedang berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c] dari wave A pada label hitam atau wave (2) pada label merah. Hal tersebut berarti, terdapat kemungkinan IHSG masih akan melanjutkan koreksinya ke rentang 6.991-7.140,”
Begitu penjelasan MNC Sekuritas dalam publikasi MNCS Daily Scope.
Meski begitu, bukan berarti tak ada secercah harapan. MNC Sekuritas juga mengingatkan, peluang untuk penguatan di area terdekat masih ada, yakni di kisaran 7.241 hingga 7.308. Jadi, ada dua skenario yang sama-sama terbuka.
Untuk para trader, level support IHSG berikutnya perlu dicermati di area 7.071 dan 6.971. Di sisi lain, jika indeks berbalik menguat, resistance terdekat menanti di kisaran 7.527 dan 7.678. Pekan depan tampaknya akan penuh kejutan.
Artikel Terkait
IHSG Diprediksi Menguat ke Level 6.100 Pekan Depan, Didorong Sentimen Global dan Domestik
BP Tapera Salurkan 77.532 Unit Rumah Subsidi Lewat FLPP hingga Juni 2026, Baru Capai 22,15 Persen dari Target
IHSG Diproyeksikan Tembus Level 6.100 Pekan Depan, Didukung Meredanya Ketegangan Global dan Penguatan Rupiah
Samuel Sekuritas Pangkas Proyeksi Laba Perbankan 2026 Jadi 1,8 Persen Imbas Tekanan Rupiah dan Suku Bunga