Rafael Benitez Buka Suara soal Ketertarikan Latih Timnas Italia

- Minggu, 31 Mei 2026 | 06:00 WIB
Rafael Benitez Buka Suara soal Ketertarikan Latih Timnas Italia

Mantan pelatih Liverpool dan Real Madrid, Rafael Benitez, secara terbuka menyatakan ketertarikannya untuk menangani tim nasional Italia di tengah spekulasi yang mengaitkan namanya dengan kursi kepelatihan Gli Azzurri. Pernyataan itu disampaikan pria asal Spanyol tersebut dalam wawancara dengan Sky Sports pada Sabtu (30/5).

“Saya menjadi pelatih tim nasional Italia? Saya akan melakukannya dengan sangat senang hati,” ujar Benitez kepada Sky Sports.

Pelatih berusia 65 tahun itu menilai bahwa menangani sebuah tim nasional merupakan tantangan yang menarik, terutama karena kesempatan untuk tampil di turnamen besar seperti Piala Dunia dan Piala Eropa. Ia juga mengaku sedang mempelajari bahasa Italia untuk mempersiapkan diri.

“Saya sedang belajar dan meningkatkan kemampuan bahasa Italia saya. Di luar candaan, melatih tim nasional di masa depan bisa menjadi pilihan nyata bagi saya. Mempersiapkan tim untuk Piala Dunia atau Kejuaraan Eropa adalah tantangan yang sangat menarik,” lanjutnya.

Pernyataan tersebut semakin memperkuat spekulasi bahwa Federasi Sepak Bola Italia tengah mempertimbangkan Benitez sebagai salah satu kandidat utama untuk menangani timnas. Pengalaman panjangnya di level tertinggi sepak bola Eropa menjadi modal berharga. Selain pernah melatih Liverpool dan Real Madrid, ia juga pernah menangani Inter Milan dan Napoli.

Pengalaman bekerja di Serie A dinilai menjadi salah satu faktor yang membuat Benitez memahami kultur sepak bola Italia. Kemampuannya membangun tim dan rekam jejak di kompetisi internasional juga dianggap cocok untuk level tim nasional.

Namun, hingga saat ini belum ada pengumuman resmi dari federasi sepak bola Italia mengenai siapa yang akan ditunjuk sebagai pelatih baru timnas. Proses seleksi masih berlangsung dan publik sepak bola Italia menantikan keputusan akhir dari federasi.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar