JAKARTA – Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyempatkan diri menyampaikan imbauan. Pesannya sederhana namun krusial: utamakan keselamatan dan kesehatan di jalan.
"Bagi Bapak, Ibu, serta saudara-saudara sekalian yang sedang dalam perjalanan mudik, hati-hati di jalan, tetap jaga kesehatan dan keselamatan,"
Begitu pesan Gibran, Minggu (15/3/2026). Dia paham betul, mudik adalah momen yang dinanti-nanti. Saatnya para perantau pulang, berkumpul dengan sanak keluarga di kampung halaman.
"Semoga momen berkumpul bersama keluarga dan kerabat di kampung halaman dapat membawa kehangatan dan kebahagiaan,"
tambahnya.
Di sisi lain, Gibran tak lupa mengucapkan terima kasih. Apresiasi setinggi-tingginya ditujukan kepada para petugas yang berjaga sepanjang masa mudik ini.
"Saya ingin menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran TNI, Polri, ASN, dan teman-teman media, serta seluruh pihak yang tetap bertugas dengan penuh dedikasi sesuai arahan Bapak Presiden Republik Indonesia,"
ungkapnya.
Baginya, tahun 2026 ini punya makna spesial. Ia melihatnya sebagai cermin nyata kekuatan persatuan dalam keberagaman. Coba lihat, perayaan Imlek berbarengan dengan bulan puasa. Lalu, tak lama setelahnya, Nyepi dan Idulfitri dirayakan berdekatan. Semua berjalan, harmoni tetap terjaga.
"Momentum tersebut menegaskan bahwa keberagaman Indonesia bukanlah suatu hal yang dipertentangkan, namun justru merupakan kekuatan bangsa yang mampu hidup berdampingan dalam harmoni yang indah,"
kata Gibran.
Ini adalah jati diri kita, menurutnya. Berbeda keyakinan, suku, dan tradisi, tapi tetap satu. Bersaudara.
"Ini adalah anugerah Tuhan Yang Maha Kuasa untuk Indonesia, dan sebagai anak bangsa kita wajib mensyukuri dan merawat kebinekaan kita,"
pungkas Wapres.
Artikel Terkait
Komdigi Pastikan Gangguan Instagram dan Facebook pada 12 Juni Bersifat Global, Buntut Masalah Sistem META
Permintaan IPO SpaceX dari Investor Jepang Tembus Rp100 Triliun
Pemerintah Pastikan Stok Beras Nasional Melimpah, Capai 5,3 Juta Ton Usai Raih Swasembada Pangan
DPR Soroti Celah Pengawasan di Pertahanan Udara Indonesia Timur, Usul Teknologi AWACS