Mobil Program Gizi Tabrak Siswa di Halaman Sekolah, BGN Turun Tangan

- Kamis, 11 Desember 2025 | 15:25 WIB
Mobil Program Gizi Tabrak Siswa di Halaman Sekolah, BGN Turun Tangan

Di pagi Kamis yang seharusnya biasa saja, sebuah insiden tak terduga mengguncang SDN 01 Kalibaru, Cilincing. Mobil program Makan Bergizi Gratis (MBG) justru menabrak sejumlah siswa di halaman sekolah. Berita ini langsung menyebar, memicu duka dan tanda tanya.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, pun buka suara. Ia menyebut peristiwa itu sebagai musibah yang sangat mengejutkan.

"Insiden ini merupakan musibah yang sangat mengejutkan," ujar Dadan.

Rasa duka ia sampaikan tanpa tedeng aling-aling. Tak cuma kata-kata, pihaknya berjanji bakal bekerjasama penuh dengan polisi untuk penyelidikan. Tujuannya jelas: mencegah hal serupa terulang di kemudian hari.

"Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas kejadian tragis yang menimpa para siswa dan guru di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara," tuturnya lagi.

Sementara itu, di lapangan, Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, langsung turun tangan. Ia blusukan ke sekolah dan rumah sakit tempat korban dirawat. Menurut Sony, penanganan korban diprioritaskan untuk berjalan secepat mungkin. Koordinasi dengan berbagai pihak digenjot.

"Saya sudah berada di lokasi untuk memastikan semua penanganan berjalan cepat. Kami berkoordinasi dengan pihak sekolah, kepolisian, dan fasilitas kesehatan agar semua korban mendapat penanganan maksimal," jelasnya.

Soal biaya? Sony menegaskan BGN akan menanggung semuanya. Sebagai bentuk tanggung jawab, para korban juga ditempatkan di kelas perawatan terbaik.

"Biaya perawatan seluruh korban ditanggung oleh kami (BGN), dan mereka ditempatkan di Klas 1 (RSUD) semua," tegas Sony.

Insiden ini tentu meninggalkan pilu. Di satu sisi, ada program pemerintah yang mulia. Di sisi lain, sebuah kecelakaan yang memilukan terjadi justru dari kendaraan program itu sendiri. Semua kini menunggu proses hukum dan evaluasi menyeluruh agar keamanan anak-anak benar-benar jadi yang utama.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar

Terpopuler