"Sehingga peserta dapat mengembangkan perusahaan mereka secara signifikan melalui rangkaian kegiatan yang akan diberikan, dengan mengangkat beberapa story yaitu fokus pada bisnis perempuan, eksplorasi cerita dari peserta, dan kolaborator sebagai ecosystem developer," katanya.
Sementara itu, Kepala Urusan Eksternal PT HM Sampoerna Tbk., Ishak Danuningrat, menyampaikan bahwa Sampoerna senantiasa berkomitmen untuk mengembangkan UMKM yang merupakan tulang punggung ekonomi nasional.
"Kami berharap bahwa para peserta program Women Ecosystem Catalyst yang berasal dari sembilan kota, mulai dari Medan hingga Jayapura dapat menimba ilmu yang berguna dari para mentor sehingga mampu mengembangkan usaha mereka," ujar Ishak.
Baca Juga: Waspada, Begini Modus Oknum Penipu Sasar Agen Bank Tarik Tunai
Staf Khusus Republik Indonesia, Angkie Yudistia menambahkan upaya penguatan ekonomi melalui pemberdayaan perempuan sangatlah penting dilakukan.
Salah satunya dengan memaksimalkan potensi perempuan untuk menggerakan roda perekonomian di era digital ini melalui UMKM.
Menurut Asisten Deputi Konsultasi Bisnis dan Pendampingan Kementerian Koperasi dan UKM RI, Destry Anna Sari, pemberdayaan UMKM saat ini merupakan salah satu hal yang penting karena sama halnya memberdayakan perempuan.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Tiga Saham Kembali Diperdagangkan di BEI Usai Suspensi
Kemenhub Wajibkan Sopir Cadangan dan Aturan Istirahat Ketat untuk Antisipasi Kecelakaan Arus Balik
PT Merdeka Gold Ajukan IPO di Hong Kong di Tengah Peningkatan Produksi dan Kerugian Membengkak
Harga CPO Melemah Tipis di Tengah Pergerakan Minyak Nabati yang Beragam