Sejak awal Lebaran, suasana di Jalan Alternatif Cibubur, Cileungsi, memang ramai. Tak cuma oleh pemudik yang balik ke Jakarta, tapi juga oleh wisatawan yang membanjiri tempat-tempat rekreasi di sana. Nah, untuk mengawasi situasi ini, Polsek Cileungsi punya cara yang cukup modern. Mereka tak hanya menurunkan anggota di jalan, tapi juga mengerahkan drone untuk memantau dari langit.
Kapolsek Cileungsi, Kompol Edison, menjelaskan langkah ini pada Rabu (25/3/2026).
"Fokus kami adalah mengantisipasi lonjakan kendaraan, terutama yang menuju sentra kuliner dan wisata air di wilayah ini. Untuk memastikan data di lapangan akurat, kami terjunkan unit drone. Tujuannya, memantau titik-titik hambat secara real-time dari udara," ujarnya.
Menurutnya, penggunaan drone ini terbukti efektif. Dari ketinggian, sumber kemacetan bisa dipetakan dengan cepat. Apakah itu karena volume kendaraan yang membludak, atau karena aktivitas keluar-masuk kendaraan di area wisata yang padat.
"Jadi, kami punya dua mata. Satu di darat, satu lagi di udara. Dengan drone, kami bisa langsung melihat pokok masalah dan segera melakukan rekayasa lalu lintas," tambah Edison.
Di sisi lain, personel juga disebar di titik-titik rawan seperti Tunggilis dan Bukaka. Dua lokasi itu dikenal sering menjadi episentrum kepadatan saat musim liburan seperti sekarang.
Hasilnya? Sejauh ini, upaya itu membuahkan hasil yang cukup baik.
"Alhamdulillah, situasi lalu lintas di wilayah hukum kami kondisinya ramai lancar," pungkas Kapolsek.
Dari pantauan udara, arus dari arah Tunggulis menuju simpang Bukaka terpantau stabil. Meski aktivitas wisatawan di wahana air cukup tinggi, sirkulasi kendaraan tetap berjalan tertib. Tentu saja, semua itu tak lepas dari pengawasan ketat petugas, baik yang di bawah maupun yang lewat layar monitor dari gambar drone.
Artikel Terkait
Pameran Foto Jakarta Tempo Dulu Curi Perhatian di Hari Pertama Deklarasi Gerakan Pilah Sampah
Prabowo Temukan Puskesmas di Pulau Miangas Tak Pernah Direnovasi Sejak Era Soeharto
Pemerintah Targetkan Resmikan 1.386 Kampung Nelayan hingga Akhir 2026
Polisi Bongkar Judi Online Internasional di Hayam Wuruk Plaza, 275 WNA Jadi Tersangka