Pemerintah Siapkan Skenario Haji 2026 Antisipasi Ketegangan Timur Tengah

- Sabtu, 07 Maret 2026 | 21:15 WIB
Pemerintah Siapkan Skenario Haji 2026 Antisipasi Ketegangan Timur Tengah

Jakarta - Situasi di Timur Tengah yang memanas membuat pemerintah tak bisa tinggal diam. Terutama soal rencana ibadah haji tahun depan. Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, mengaku pihaknya sedang menyiapkan sejumlah skenario untuk haji 2026. Ini dilakukan sebagai antisipasi, mengingat ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran belum juga mereda.

"Berbagai skenario sedang kami persiapkan," ujar Dahnil ketika dihubungi via telepon, Sabtu (7/3/2026).

Namun begitu, dia enggan merinci skenario apa saja yang sedang digodok di Kemenhaj. Yang jelas, komunikasi dengan Pemerintah Arab Saudi akan segera dijalin. Tujuannya, untuk mendapatkan informasi langsung dan terkini soal kemungkinan penyelenggaraan haji di tengah gejolak ini.

"Termasuk pembicaraan dengan pihak Saudi Arabia (sedang disiapkan)," tambahnya.

Desakan untuk bersiap-siap ternyata juga datang dari parlemen. Sehari sebelumnya, Ketua Komisi VIII DPR Marwan Dasopang secara terbuka meminta pemerintah menyusun rencana untuk skenario terburuk. Konflik yang meluas, kata dia, harus dijawab dengan kesiapan matang.

"Kita ingin pemerintah mengambil langkah-langkah. Langkah-langkah yang diambil itu mungkin berbagai alternatif," kata Marwan di Gedung DPR, Jumat (6/3/2026).

Editor: Redaksi MuriaNetwork


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar