Leonid Radvinsky, sosok di balik kesuksesan fenomenal platform OnlyFans, telah meninggal dunia. Ia mengembuskan napas terakhir di usia 43 tahun. Kabar duka ini datang langsung dari perusahaan yang ia pimpin, dikonfirmasi melalui pernyataan resmi pada Senin lalu.
Pria kelahiran Ukraina yang dibesarkan di Chicago itu disebutkan wafat dengan tenang. Penyebabnya adalah perjuangan panjang melawan kanker.
"Ia meninggal dunia dengan damai setelah pertempuran panjang melawan kanker,"
demikian bunyi pernyataan perwakilan OnlyFans, yang juga memohon agar privasi keluarga yang berduka dihormati.
Dari Akuisisi Menjadi Raksasa
Semuanya berubah saat Radvinsky mengambil alih OnlyFans pada 2018. Platform yang dibeli dari dua pendiri Inggris itu awalnya tak seberapa. Namun, di tangannya, bisnis ini meledak. Terutama saat pandemi melanda, popularitasnya meroket drastis. Kesuksesan itu bahkan membawa nama Radvinsky masuk daftar miliarder Forbes hanya dalam waktu tiga tahun.
Meski menawarkan beragam konten, dari memasak hingga olahraga, reputasi OnlyFans tak lepas dari konten dewasa. Modelnya sederhana: mempertemukan kreator langsung dengan penggemar. Lewat pesan pribadi dan permintaan konten khusus, kreator bisa mendapat penghasilan. OnlyFans sendiri mengambil porsi 20% dari setiap transaksi.
Artikel Terkait
One Way Nasional Berlaku di Tol Trans Jawa, dari Salatiga hingga Cikampek
Polisi Ungkap Motif Cemburu di Balik Pembunuhan Cucu Mpok Nori
Musik Indonesia Timur Mendominasi Tren Digital, Didorong Kecocokan dengan Platform Seperti TikTok
Iran Luncurkan Rudal ke Yerusalem, Israel Klaim Berhasil Patahkan Sebagian