Seribu keluarga di Ukraina kini bisa mulai menguburkan anak-anak mereka. Itulah angka yang disampaikan pemerintah Ukraina setelah menerima jenazah prajuritnya dari Rusia dalam pertukaran terbaru. Sebagai imbalannya, pihak Ukraina menyerahkan 38 jenazah tentara Rusia.
Lewat akun Telegramnya, Vladimir Medinsky, sang kepala negosiator Rusia, mengonfirmasi kesepakatan ini. Ia bahkan membagikan foto-foto prosesnya. Dalam gambar itu terlihat truk pendingin berwarna putih, dikelilingi petugas yang mengenakan alat pelindung lengkap, menjadi saksi bisu dari transaksi yang muram ini.
Ini bukan hal baru. Sebenarnya, pertukaran jenazah ini adalah pelaksanaan dari kesepakatan yang sudah dirintis di Istanbul tahun 2025 lalu. Intinya, kedua belah pihak sepakat untuk memulangkan hingga 12.000 jenazah. Mereka juga berjanji menukar tawanan perang yang kondisinya parah baik karena sakit, luka berat, atau usianya yang masih sangat muda, di bawah 25 tahun.
“Kami berkomitmen pada proses kemanusiaan ini,” tulis Medinsky dalam pernyataannya.
Artikel Terkait
Ledakan Guncang Masjid di Jember Saat Salat Tarawih, Tidak Ada Korban Jiwa
MK Beri Tenggat Dua Tahun untuk Revisi UU Hak Keuangan Pejabat Negara
Fiorentina Hajar Cremonese 4-1, Gudmundsson Jadi Bintang
Mabes TNI Mutasi 35 Perwira, Brigjen Tagor Rio Pasaribu Jadi Aster Kaskogabwilhan II