ACF Fiorentina benar-benar tak terbendung. Mereka menghajar US Cremonese dengan skor telak 4-1 dalam laga Serie A, menunjukkan performa yang jauh lebih matang dan bertenaga.
Pertandingan berlangsung sengit, ya. Tapi sejak wasit meniup peluit awal, Fiorentina langsung mengambil alih kendali. Serangan mereka lancar, tajam, dan efektif. Hasilnya? Gol pembuka akhirnya tercipta di menit ke-25. Fabiano Parisi yang jadi eksekutor, memanfaatkan umpan matang dari Rolando Mandragora dengan sempurna.
Gol itu seperti membuka keran kepercayaan diri. Tim tamu itu makin menggila. Dan hanya berselang tujuh menit kemudian, Roberto Piccoli menggandakan keunggulan. Ia menyambar assist dari Robin Gosens, membawa Fiorentina unggul 2-0 saat jeda.
Cremonese Sempat Bangkit, Tapi...
Memasuki babak kedua, ritme serangan Fiorentina tak kendur. Malah, mereka langsung menambah gol. Baru tiga menit berjalan, Dodo dengan tenang menjebol gawang Cremonese usai menerima umpan dari Albert Gudmundsson. 3-0. Situasi tampaknya sudah di tangan.
Namun begitu, Cremonese tak sepenuhnya menyerah. Mereka bangkit dan berhasil memperkecil ketertinggalan di menit ke-57. David Okereke yang jadi pahlawan sementara, memanfaatkan umpan dari Federico Ceccherini. Gol itu sempat membawa angin segar dan harapan bagi suporter tuan rumah.
Tapi harapan itu pupus dengan cepat. Fiorentina, dengan kualitas yang memang lebih baik, kembali meredam perlawanan. Di menit ke-70, giliran Albert Gudmundsson yang membungkam stadion. Ia mencetak gol keempat, sekaligus mengunci kemenangan, setelah berkolaborasi dengan Roberto Piccoli. Skor 4-1 bertahan hingga akhir.
Sorotan untuk Sang Pengendali
Kalau mau bicara bintang, sorotan utama pasti ke arah Albert Gudmundsson. Pemain ini bukan cuma cetak gol. Ia juga mendistribusi assist dan jadi pengendali serangan yang sangat vital. Performanya hari ini hampir sempurna.
Kemenangan ini jelas sangat berharga bagi Fiorentina. Di sisi lain, bagi Cremonese, hasil ini adalah pukulan telak. Mereka semakin terperosok di zona merah klasemen, sementara Fiorentina makin kokoh di papan atas. Perbedaan kualitas dan kedalaman skuad benar-benar terlihat nyata di lapangan.
Artikel Terkait
Mobil Boks Terguling di Jalur Banjar-Pangandaran, Sopir Terjebak Dua Jam
Kericuhan Usai Persib Kalahkan Bhayangkara, Suporter Lempar Flare ke Arah Steward
Shakhtar Donetsk Jamu Crystal Palace di Semifinal Conference League di Polandia Akibat Perang
Braga dan Freiburg Bersaing Ketat di Semifinal Liga Europa, Leg Kedua Jadi Penentu