Di Islamabad, Selasa lalu, Prabowo Subianto tak hanya membicarakan kerja sama. Presiden Indonesia itu secara langsung melayangkan undangan resmi kepada Perdana Menteri Pakistan, Shehbaz Sharif. Undangannya sederhana namun bermakna: datanglah ke Indonesia.
"Saya secara resmi mengundang Perdana Menteri Sharif untuk mengunjungi Indonesia," ujar Prabowo dalam pernyataan pers bersama.
Ia bahkan memperluas undangan itu. "Dan juga para pemimpin anda untuk datang, melihat apa yang terjadi di sini. Mungkin nanti, anda bisa berbagi saran, pemikiran, tentang cara kita meningkatkan kerja sama."
Menurut Prabowo, undangan ini bukan sekadar formalitas belaka. Latar belakangnya adalah kedekatan yang sudah terjalin, terutama dalam menyikapi isu-isu global yang pelik. Indonesia dan Pakistan, katanya, punya nilai dan prinsip yang nyaris sama.
Artikel Terkait
Polisi Ringkus Komplotan Pencuri Motor yang Beraksi Puluhan Kali di Makassar dan Gowa
Kementan Genjot Mitigasi Kemarau untuk Jaga Produktivitas Perkebunan
Real Madrid Hancurkan Manchester City, VinÃcius Balas Sindiran Suporter
Nyepi 2026 Jatuh pada 19 Maret, Diawali Rangkaian Ritual Sakral