Geger di Pidie Jaya, Aceh, dini hari tadi. Dua mayat, seorang pria dan wanita, ditemukan warga dalam sebuah mobil Honda Jazz yang terparkir di Gampong Keude Luengputu. Tubuh mereka sudah kaku. Mobil dengan pelat BK 1508 JI itu sempat memicu kecurigaan karena terparkir cukup lama, sejak sore sebelumnya.
Menurut sejumlah saksi, seorang polisi yang melintas lah yang pertama kali merasa ada yang janggal. Saat dia lewat lagi lewat tengah malam, tepatnya pukul 00.30 WIB, mobil itu masih di sana. Yang bikin ngeri, mesinnya masih menyala. Karena khawatir, polisi itu lalu mengajak dua warga setempat untuk memeriksanya.
Mereka memanggil-manggil. Tak ada jawaban dari dalam. Suasana hening yang mencekam. Akhirnya, dengan terpaksa, kaca belakang kanan mobil dipecahkan untuk membuka pintu. Dan benar saja, dua orang di dalamnya sudah tak bernyawa.
Korban diketahui berinisial M (25) asal Bireuen dan HS (26) dari Bener Meriah. Mereka ditemukan dalam posisi miring di dalam kabin.
Kasat Reskrim Polres Pidie Jaya, AKP Saiful Kamal, membenarkan insiden ini.
“Personel piket satreskrim bersama tim inafis langsung melakukan olah TKP. Selanjutnya kedua korban dievakuasi ke RSUD Pidie Jaya guna dilakukan pemeriksaan medis,” jelas AKP Saiful Kamal.
Dari TKP, polisi mendapat beberapa petunjuk. Mesin mobil masih hidup, tapi AC-nya diduga tidak berfungsi optimal. Lalu, di bagasi ditemukan sebuah jeriken berisi BBM. Temuan-temuan ini mengarah pada satu dugaan kuat: keracunan karbon monoksida. Gas mematikan itu diduga terperangkap di dalam kabin.
“Tidak ditemukan tanda kekerasan. Dugaan sementara korban meninggal dunia akibat menghirup gas di dalam kendaraan,” tambahnya.
Polisi juga menyita sejumlah barang bukti. Mulai dari kendaraan itu sendiri, ponsel, sejumlah uang tunai, hingga kartu ATM milik korban.
Menyikapi hal ini, Kasi Humas Polres Pidie Jaya, AKP Mahruzar Haryadi, memberi imbauan kepada publik.
“Pastikan kendaraan dalam kondisi baik dan hindari beristirahat di dalam mobil dengan mesin menyala dalam waktu lama, karena dapat menimbulkan risiko keracunan gas berbahaya,” pesan AKP Mahruzar.
Untuk sekarang, penyelidikan masih terus berjalan. Polisi ingin memastikan apa benar-benar penyebab kematian kedua anak muda ini. Sementara itu, warga sekitar masih dibayangi kejadian mengerikan yang mengusik ketenangan dini hari itu.
Artikel Terkait
Pejalan Kaki Tewas Tertabrak Pesawat Frontier Airlines di Landasan Pacu Bandara Denver
Inggris Kirim Kapal Perusak HMS Dragon ke Timur Tengah Amankan Selat Hormuz di Tengah Ketegangan AS-Iran
Garudayaksa FC Juarai Championship 2025-2026 Usai Kalahkan PSS Sleman Lewat Adu Penalti Dramatis
Prabowo Canangkan Pembagian 1.582 Kapal Ikan untuk Nelayan demi Kedaulatan Laut