Pemerintah Provinsi Banten mencatatkan diri sebagai daerah dengan jumlah sekolah swasta gratis terbanyak di Indonesia setelah menggratiskan biaya pendidikan di 801 sekolah menengah atas swasta. Gubernur Banten Andra Soni mengungkapkan, langkah ini diambil karena daya tampung sekolah negeri yang terbatas tidak mampu menampung seluruh lulusan SMP setiap tahunnya.
Andra menjelaskan, jumlah sekolah menengah atas negeri di Banten hanya mencapai 271 unit dengan kapasitas setiap kelas sebanyak 36 siswa. Angka tersebut dinilai tidak sebanding dengan jumlah lulusan SMP yang terus mengalir setiap tahun. Sejak 2025, Pemprov Banten pun meluncurkan program sekolah gratis untuk jenjang SMA, SMK, dan Sekolah Khusus (SKh) yang pembiayaannya bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Banten.
"Di tahun pertama kita menyasar kelas X dengan jumlah 6.705 penerima manfaat dari 801 sekolah swasta yang bekerja sama dengan kami, terbanyak dibanding daerah lain," kata Andra di Kota Tangerang, Sabtu (9/1/2025).
Pada tahun 2026, cakupan program ini akan diperluas dengan melibatkan Madrasah Aliyah swasta. "Lalu di tahun ini kita akan kembangkan ke sekolah Madrasah Aliyah," ucap Andra.
Andra menegaskan bahwa pendidikan gratis merupakan bagian dari program strategis daerah. Ia berharap kebijakan ini mampu memberikan akses pendidikan yang merata kepada seluruh siswa di Banten. "Dengan program itu, saya meyakini bisa meningkatkan SDM kita, sesuai dengan Asta Cita keempat Presiden Prabowo Subianto yakni meningkatkan kualitas manusia Indonesia," ujarnya.
Sementara itu, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya, program sekolah swasta gratis dapat diimplementasikan di daerah lain sebagai upaya menekan angka putus sekolah. "Meskipun berdasarkan penelitian, faktor ekonomi itu bukan alasan satu-satunya anak putus sekolah, ada alasan lainnya seperti lokasi yang jauh, budaya setempat, serta lainnya," kata Abdul Mu'ti.
Mu'ti menambahkan, kementeriannya saat ini telah menerapkan sistem pembelajaran tidak hanya di sekolah, tetapi juga di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) dengan berbagai sarana dan prasarananya. "Oleh karena itu, sekali lagi saya mengapresiasi Program Sekolah Gratis yang diinisiasi oleh Pemprov Banten," imbuhnya.
Artikel Terkait
Pomelo Luncurkan Kampanye ‘Share The Style’, Ajak Pelanggan Donasikan Pakaian Pre-Loved Demi Fesyen Berkelanjutan
Korban Tewas Kecelakaan Bus ALS di Musi Rawas Utara Bertambah Jadi 18 Orang, DVI Temukan Dua Bagian Tubuh dalam Satu Kantong Jenazah
PSSI Peringatkan Pengawasan FIFA Usai Suporter Nyalakan Flare di Final Pegadaian Championship
Irjen Djati Wiyoto Abadhy Resmi Jabat Kapolda Sumatera Barat