Japan Airlines Resmi Izinkan Pramugari Pakai Sneakers Mulai 2025

- Selasa, 25 November 2025 | 18:36 WIB
Japan Airlines Resmi Izinkan Pramugari Pakai Sneakers Mulai 2025
Berita Penerbangan

Para pramugari Japan Airlines akhirnya bisa bernapas lega. Mulai akhir tahun depan, mereka tak lagi harus menggenakan sepatu hak tinggi yang kerap bikin pegal saat bertugas di kabin. Penggantinya? Sepatu sneakers hitam polos yang jauh lebih nyaman untuk kaki.

Perubahan aturan seragam ini resmi akan diterapkan pada 13 November 2025. Japan Airlines sendiri sudah mengumumkan kabar baik ini melalui situs resminya. Menurut informasi yang beredar, kebijakan baru ini tak cuma berlaku untuk awak kabin, tapi juga untuk sekitar 14 ribu staf bandara yang tersebar di 56 bandara domestik dan 40 bandara internasional.

Alasannya sederhana: mengurangi tekanan fisik dan meningkatkan kenyamanan selama jam kerja yang panjang. Bayangkan saja, berdiri dan berjalan kaki adalah aktivitas wajib yang hampir tak bisa dihindari dalam keseharian mereka.

“Jam kerja panjang yang meliputi berdiri dan berjalan sangatlah integral dalam tugas awak kabin dan staf bandara. Sebelumnya hanya terbatas pada sepatu kulit hitam, hak tinggi, atau pumps, kini seragam resmi staf akan meliputi sneakers hitam polos sebagai alternatif,”

demikian penjelasan resmi dari Japan Airlines.

Sebenarnya, ini bukan kali pertama Japan Airlines memikirkan kenyamanan stafnya. Di pertengahan tahun ini, maskapai tersebut sudah memperkenalkan seragam baru yang lebih ramah cuaca panas. Mereka menyediakan kemeja berkerah terbuka dan rompi keamanan yang dilengkapi kipas kecil. Cukup cerdas, bukan?

“Penambahan sneakers merupakan kelancutan komitmen kami untuk meningkatkan kondisi lingkungan kerja,” tambah pihak maskapai. Jadi, ini adalah bagian dari proses perbaikan berkelanjutan, bukan sekadar gimmick sesaat.

Selama ini, citra pramugari memang lekat dengan sepatu heels yang elegan tapi kerap menyiksa. Padahal, tuntutan pekerjaan mengharuskan mereka bolak-balik melayani penumpang di lorong pesawat yang sempit. Cukup melelahkan, tentunya.

Tak Sendirian, Maskapai Lain Juga Mulai Berubah

Japan Airlines ternyata bukan yang pertama melonggarkan aturan sepatu untuk pramugarinya. Beberapa maskapai lain sudah lebih dulu mengambil langkah serupa. SkyUp Airlines asal Ukraina, misalnya, sudah mengizinkan sneakers. Sementara ANA, maskapai saudara dari Jepang, memberikan opsi sepatu flat atau pumps bagi awak kabin perempuannya.

Tak ketinggalan, Emirates yang mewah pun ikut beradaptasi. Sejak 2024, maskapai asal Uni Emirat Arab ini menawarkan 15 model sepatu kulit dengan variasi tinggi hak dan lebar yang bisa disesuaikan selera dan kenyamanan masing-masing pramugari. Warna merah ikoniknya, tentu saja, tetap dipertahankan.

“Kini, awak kabin perempuan menerima dua pasang sepatu kulit merah setiap tahunnya sepatu kabin flat dan satu pasang sepatu heels dengan hak medium atau tinggi,”

begitu penjelasan dari Emirates.

Lalu, bagaimana dengan Indonesia? Sejauh ini, mayoritas maskapai nasional masih bertahan dengan aturan sepatu hak tinggi untuk pramugari. Tapi ada pengecualian. Super Air Jet, misalnya, punya gaya yang lebih santai dengan sneakers putih yang dipadukan kemeja dan celana kargo warna krem. Gaya yang praktis dan kekinian.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar