Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar Rabu kemarin, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA) akhirnya mendapat lampu hijau. Perusahaan itu bakal melakukan pemecahan saham atau stock split dengan rasio 1:25. Rencana ini sudah lama digodok, dan kini resmi mendapatkan persetujuan.
Presiden Direktur DSSA, L Krisnan Cahya, menjelaskan langkah ini bukan tanpa alasan. Menurutnya, ini adalah bagian dari strategi jangka panjang perusahaan.
"Visi kami sederhana: membuat saham DSSA lebih terjangkau bagi lebih banyak investor," ujar Krisnan.
Ia menekankan, nilai ekonomi kepemilikan saham sebenarnya tak berubah sama sekali. Hanya saja, harganya per lembar akan jadi lebih ringan di kantong.
Kalau sekarang harga saham DSSA bertengger di Rp94.000 per lembar, nanti setelah split, harganya bakal menyentuh kisaran Rp3.750. Jelas, ini bakal bikin saham tersebut lebih liquid dan ramai diperdagangkan.
Artikel Terkait
Direktur Utama Dharma Polimetal Mundur Setelah 36 Tahun Bekerja
ADRO Siapkan Rp4 Triliun dari Kas Internal untuk Buyback Saham
Wall Street Dibayangi Inflasi dan Gejolak Minyak, Pasar Terbelah
ELPI Bagikan Dividen Rp126 Miliar untuk Tahun Buku 2025