Zulhas Usul Kaji Ulang Bansos & Pertamina Selidiki Masalah Pertalite di Jatim

- Minggu, 02 November 2025 | 05:06 WIB
Zulhas Usul Kaji Ulang Bansos & Pertamina Selidiki Masalah Pertalite di Jatim
Berita Terkini: Zulhas Kaji Ulang Bansos & Isu Pertalite di Jawa Timur

Zulhas Usul Kaji Ulang Bansos, Pertamina Selidiki Masalah Pertalite di Jatim

Usulan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) untuk mengkaji kembali program bantuan sosial (bansos) beras dan uang menjadi berita populer. Selain itu, perhatian publik juga tertuju pada upaya Pertamina mencari penyebab penurunan kualitas BBM Pertalite di Jawa Timur.

Zulhas Dorong Evaluasi Program Bansos Beras dan Uang

Zulhas menilai program bansos beras dan uang perlu dievaluasi agar tidak hanya bersifat jangka pendek. Dalam acara Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) dan Indonesia Fintech Summit & Expo (IFSE) 2025 di JCC, Sabtu (1/11), Zulhas menyatakan pentingnya peninjauan ulang.

"Kami bukan tidak setuju bantuan sosial, tentu itu bagus. Tapi kalau bantuan sosial orang susah kasih beras, orang susah kasih uang berpuluh-puluh tahun, berpuluh-puluh tahun, saya kira itu kita mesti kaji," kata Zulhas.

Ia menyoroti kondisi perekonomian Indonesia yang dinilai masih tertinggal dari beberapa negara tetangga, padahal era reformasi telah berjalan lebih dari dua dekade. Zulhas mengingatkan bahwa pada era 1980-an, posisi ekonomi Indonesia bahkan sempat lebih unggul daripada China dengan pertumbuhan ekonomi rata-rata mencapai 7,5 persen. Kini, Indonesia tertinggal dari Malaysia dan Thailand yang memiliki pendapatan per kapita lebih tinggi.

Pertamina Selidiki Penyebab Kualitas Pertalite di Jawa Timur Turun

PT Pertamina Patra Niaga berkomitmen untuk mengusut tuntas isu kontaminasi air dalam BBM Pertalite yang dilaporkan menyebabkan kendaraan bermasalah, bahkan mogok, di Jawa Timur.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Kegowo, mengapresiasi perhatian masyarakat dan pemangku kepentingan terkait kualitas Pertalite di Jatim. Pertamina telah membuka posko pengaduan untuk menangani keluhan konsumen dan mencari solusi.

“Terkait isu kontaminasi air di BBM Pertalite yang disalurkan di SPBU, kami dari Pertamina Patra Niaga tentunya all out dan memberikan atensi serius,” tegas Ega di Surabaya, Sabtu (1/11).

Pertamina, bersama Lemigas Kementerian ESDM, telah melakukan identifikasi kualitas BBM di sekitar 300 SPBU di wilayah Pantura Jawa Timur, mencakup area Tuban, Lamongan, Gresik, Surabaya, Bojonegoro, hingga Malang. Ega memastikan bahwa perusahaan selalu berpegang pada Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menjamin kualitas BBM.

Pertamina akan bersikap tegas terhadap pihak mana pun, baik internal maupun eksternal, yang melakukan hal yang dapat merugikan citra perusahaan.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar