Di sisi lain, dalam presentasinya, Hasan tak lupa menyentuh soal pengembangan sektor-sektor baru. Visi dan misinya mencakup program strategis untuk pasar derivatif dan juga bursa karbon, yang belakangan mulai ramai dibicarakan.
Namun begitu, dari semua rencana itu, ada satu hal yang dia tekankan berulang kali: integritas. Bagi Hasan, integritas pasar modal adalah fondasi yang tak bisa ditawar. Itu kunci untuk menjaga kepercayaan investor dan stabilitas pasar sebagai mesin pembiayaan negara.
"Tanpa integritas yang kuat, pasar modal akan sulit menjalankan peran sentralnya sebagai sarana penggalang dana sekaligus sumber pembiayaan untuk mendukung pembangunan nasional jangka panjang, yang pada akhirnya akan mendukung pertumbuhan perekonomian kita," kata dia.
Posisi Hasan saat ini memang strategis. Dia bukan sekadar calon. Saat ini, dia masih menjabat sebagai Pejabat Sementara Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal, Keuangan Derivatif, dan Bursa Karbon OJK. Jabatan lain juga masih dipegangnya, yaitu sebagai Kepala Eksekutif Pengawas Inovasi Teknologi Sektor Keuangan, Aset Keuangan Digital, dan Aset Kripto. Pengalaman di lapangan itulah yang mungkin menjadi modalnya merumuskan target-target tersebut.
Artikel Terkait
Fitch Ratings Tegaskan Peringkat BBB- untuk PGN, Outlook Stabil
PT Krakatau Steel Bidik Pendapatan Rp 27 Triliun pada 2026 dengan Strategi Transformasi
Petrindo Jaya Kreasi Akhiri Program Buyback Saham Lebih Cepat, Telah Serap 10 Juta Lembar
IHSG Turun 0,69%, Saham UANG dan NETV Melonjak di Atas 24%