Lembaga pemeringkat global Fitch Ratings kembali menegaskan peringkat BBB- untuk PT Perusahaan Gas Negara (PGN). Outlook-nya stabil. Ini bukan kali pertama, dan keputusan ini jelas bukan tanpa alasan.
Menurut analisis Fitch, ketahanan bisnis inti PGN masih sangat solid. Posisinya sebagai pengelola infrastruktur gas nasional memberi pondasi yang kuat. Ditambah lagi, arus kas perusahaan ini tergolong sehat, sebuah modal berharga di tengah ketidakpastian ekonomi.
Direktur Keuangan PGN, Catur Dermawan, memberikan tanggapan resmi di keterbukaan informasi, Rabu (11/3/2026).
“Penegasan peringkat BBB- dengan Outlook Stabil ini mencerminkan ketahanan fundamental PGN,” ujarnya.
Catur menjelaskan, ketahanan itu didukung oleh portofolio infrastruktur gas yang strategis, kinerja operasional yang andal, dan yang tak kalah penting, pengelolaan keuangan yang disiplin. Kombinasi faktor-faktor inilah yang menjadi kunci.
Soal kinerja, angka-angka sepanjang 2025 berbicara. Pendapatan perusahaan mencapai USD 3,9 miliar. Sementara EBITDA-nya menyentuh angka USD 971,2 juta. Yang cukup mencolok adalah posisi kasnya yang kuat, sekitar USD 1,3 miliar.
Artikel Terkait
GoTo Pangkas Kerugian Bersih Drastis Jadi Rp1,2 Triliun di 2025
PT Krakatau Steel Bidik Pendapatan Rp 27 Triliun pada 2026 dengan Strategi Transformasi
Petrindo Jaya Kreasi Akhiri Program Buyback Saham Lebih Cepat, Telah Serap 10 Juta Lembar
IHSG Turun 0,69%, Saham UANG dan NETV Melonjak di Atas 24%