Merapi dan Pantai Jadi Magnet, Yogyakarta Diserbu 1,9 Juta Wisatawan Saat Nataru

- Sabtu, 03 Januari 2026 | 15:24 WIB
Merapi dan Pantai Jadi Magnet, Yogyakarta Diserbu 1,9 Juta Wisatawan Saat Nataru

Libur Natal dan Tahun Baru selalu jadi momen yang ditunggu, tak terkecuali di Yogyakarta. Baru-baru ini, Dinas Pariwisata DIY merilis data sementara pergerakan wisatawan selama periode Nataru. Angkanya cukup mencengangkan: hampir 1,9 juta pengunjung memadati berbagai destinasi dari tanggal 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026.

Imam Pratanadi, sang Kepala Dinas, mengonfirmasi hal ini. Data tersebut, katanya, masih bersifat sementara dan dihimpun dari laporan kabupaten serta kota se-DIY.

“Berdasarkan laporan dari Dispar Kabupaten/Kota tanggal 20 Desember sampai 2 Januari, pergerakan wisatawan mencapai 1.907.741 pengunjung,” jelas Imam, Jumat lalu.

Nah, kalau kita lihat lebih detail untuk wilayah Kota Yogyakarta, Bantul, Kulon Progo, dan Gunungkidul, pantai-pantai masih jadi primadona. Di periode 20-31 Desember, Pantai Baron dan Watu Lumbung berhasil menarik perhatian 178 ribu lebih wisatawan, menempati posisi puncak.

Tak jauh di belakang, Pantai Parangtritis dan Depok menyusul dengan 106 ribu pengunjung. Sementara itu, Gembira Loka Zoo juga tak kalah ramai, diserbu hampir 98 ribu orang.

Namun begitu, ada satu kabupaten yang datanya agak berbeda. “Untuk Sleman, belum memberi data daftar destinasi kunjungan tertingginya,” tambah Imam.

Lava Tour Merapi Jadi Andalan Sleman

Meski daftar resmi dari pusat belum keluar, ceritanya lain dari lapangan. Edy Winarya, Kepala Dispar Sleman, punya catatan sendiri. Menurutnya, total kunjungan ke Sleman pada rentang 20–31 Desember lalu mencapai 437.213 orang. Puncaknya terjadi pada Sabtu, 27 Desember, dengan lebih dari 59 ribu wisatawan membanjiri wilayah ini.

Dan destinasi yang paling dicari? Ternyata bukan pantai atau mall. Lava tour dan jeep Merapi lah yang mendominasi, menarik 24.535 pengunjung hanya dalam tiga hari saja.

“Kunjungan paling tinggi ya Merapi dengan lava tour dan jeepnya. Angka 24 ribu itu terkumpul dari tanggal 30–31 Desember 2025 dan 1 Januari 2026,” ujar Edy, menjelaskan fenomena itu.

Jadi, meski pantai tetap jadi favorit banyak orang, daya tarik Gunung Merapi dengan segala pesona dan ceritanya ternyata punya magnet yang sangat kuat. Liburan Nataru kali ini seolah membuktikan bahwa Yogyakarta tak pernah kehabisan cara untuk memikat para pelancong.

Editor: Melati Kusuma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar