"Intinya cuma satu: energi," ujarnya.
Di sisi lain, dolar Australia justru terperosok 0,6 persen ke USD0,6995. Yang menarik, pelemahan ini terjadi meski data pertumbuhan ekonomi mereka untuk kuartal IV terakhir cukup solid, bahkan melampaui ekspektasi pasar. Sepertinya sentimen global yang suram mengalahkan kinerja domestik yang bagus.
Lalu bagaimana dengan yuan China? Di pasar offshore, dolar relatif stabil di 6,9225 yuan. Data Purchasing Managers' Index (PMI) manufaktur Februari yang dirilis memberikan sinyal beragam. Versi resmi pemerintah menunjukkan perlambatan aktivitas, tapi survei dari sektor swasta justru lebih optimis dan mengalahkan prediksi.
Jadi, secara garis besar, ketegangan geopolitik lagi-lagi jadi panglima. Investor berlari mencari aman ke aset yang dianggap safe haven, dan dolar AS masih menjadi pilihan utama setidaknya untuk hari ini.
Artikel Terkait
PT SMI Siapkan Instrumen Investasi untuk Libatkan Masyarakat Biayai Infrastruktur
MNC Sekuritas Gelar Investor Gathering 2026, Bahas Peluang di Pasar Global
IHSG Anjlok Lebih dari 2%, Terimbas Gelombang Jual Massal di Asia
IHSG Anjlok 1,66%, Seluruh Sektor Terkapar di Zona Merah