Hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya masih menyisakan genangan di sejumlah titik. Sore ini, kondisi ibukota belum sepenuhnya pulih. Menurut data terbaru dari BPBD DKI Jakarta, tercatat 143 RT dan 16 ruas jalan masih terendam air hingga pukul 12.00 WIB.
Di lapangan, petugas terus dikerahkan untuk memantau perkembangan. Mohamad Yohan, Kepala Pusat Data dan Informasi BPBD DKI, menjelaskan upaya yang sedang dilakukan.
“Kami mengkoordinasikan unsur Dinas SDA, Dinas Bina Marga, Dinas Gulkarmat untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan tali air berfungsi dengan baik,”
ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (23/1).
Nah, buat warga yang masih terdampak, BPBD mengingatkan untuk tetap waspada. Kalau keadaan darurat, jangan ragu hubungi layanan 112. Layanan itu gratis dan bisa diakses kapan saja, 24 jam nonstop.
Soal sebaran lokasi, Jakarta Barat jadi wilayah dengan titik genangan terbanyak, mencapai 40 RT. Genangan di sini cukup bervariasi, mulai dari yang setinggi lutut hingga yang nyaris menyentuh 120 sentimeter seperti di Duri Kosambi dan Rawa Buaya. Penyebabnya mayoritas karena curah hujan tinggi, ditambah luapan Kali Angke dan Pesanggrahan.
Jakarta Selatan menyusul dengan 66 RT yang tergenang. Daerah seperti Petogogan dan Pela Mampang termasuk yang cukup parah. Di Cipulir, genangan bahkan mencapai 120 cm. Sementara di Jakarta Timur, Kampung Melayu dan Cipinang Melayu jadi sorotan dengan ketinggian air yang juga mengkhawatirkan.
Di sisi lain, Jakarta Pusat dan Utara terdampak lebih sedikit, masing-masing 5 RT dan 2 RT. Tapi tetap saja, ini mengganggu aktivitas warga.
Bagi yang rumahnya tak lagi layak huni, sejumlah titik pengungsian telah disiapkan. Di Jakarta Barat, warga mengungsi di Masjid Jami Al Khaeer dan Aula Rusunawa KS Tubun. Jakarta Pusat menampung pengungsi di beberapa RPTRA dan fasilitas warga. Sementara di Jakarta Timur, Masjid Al Muqorrobin di Cipinang Melayu menjadi tempat penampungan.
Lalu lintas pun tak luput dari gangguan. Setidaknya 16 ruas jalan masih tergenang, dari Jakarta Barat hingga Utara. Beberapa titik seperti Jl. Strategi Raya dan Jl. Basoka Raya di Joglo, Jakarta Barat, genangannya mencapai 50 cm. Meski ada yang hanya 10-15 cm, tetap berpotensi merusak kendaraan dan mengacaukan arus lalu lintas.
Intinya, situasi belum benar-benar normal. Warga diimbau untuk terus berhati-hati dan mengikuti informasi terbaru dari pihak berwenang.
Artikel Terkait
Alex Marquez Menang di MotoGP Spanyol 2026 Usai Marc Marquez Jatuh, Bezzecchi Kokoh di Puncak Klasemen
Lebih 800 Alumni Unair Reuni di Jakarta, Hadirkan PADI Reborn hingga Bincang Strategis
Psikolog Ungkap Bahaya Merasionalkan Pelecehan: Tubuh Beri Sinyal, Jangan Diabaikan
IHSG Ambruk 3,38% ke 7.129, Analis Sebut Masih Rawan Koreksi