Saham OILS Melonjak 12% di Tengah Konflik Timur Tengah Meski Tak Berkaitan dengan Minyak Bumi

- Selasa, 03 Maret 2026 | 14:15 WIB
Saham OILS Melonjak 12% di Tengah Konflik Timur Tengah Meski Tak Berkaitan dengan Minyak Bumi

Perusahaan ini justru bergerak di minyak kelapa. Lebih spesifiknya, mereka memproduksi crude coconut oil (CCNO) dan produk turunannya. Mereka juga mengolah ampas atau bungkil kelapa dari sisa produksi. Pabriknya beroperasi di Mojokerto, Jawa Timur.

Menurut informasi, OILS termasuk salah satu eksportir minyak kelapa terbesar di Indonesia. Jangkauan pasar mereka sudah meluas ke sejumlah negara, sebut saja Malaysia, Thailand, sampai Bangladesh, Sri Lanka, dan Turki.

Lalu, bagaimana kinerja keuangannya? Sepanjang periode Januari hingga September 2025, OILS membukukan pendapatan usaha sebesar Rp754 miliar. Laba bersihnya di periode yang sama tercatat sekitar Rp6,4 miliar.

Jadi, kenaikan sahamnya kali ini lebih karena sentimen "minyak" secara umum akibat konflik, meski produknya berbeda. Pasar seperti bereaksi pada nama, sebelum melihat isinya. Menarik untuk dilihat, apakah momentum ini akan bertahan atau justru meredup setelah euforia berlalu.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar