Kinerja keuangan PT Jasa Marga (Persero) Tbk sepanjang tahun 2025 ternyata melemah. Laporan yang dirilis Selasa (3/3) kemarin menunjukkan, baik pendapatan maupun laba bersih perusahaan BUMN itu sama-sama anjlok.
Pendapatan perseroan tercatat Rp29,9 triliun. Angka itu turun 6% dibanding realisasi tahun 2024 yang mencapai Rp31,8 triliun. Padahal, segmen jalan tol yang jadi tulang punggung bisnisnya hanya terkoreksi 5,4% menjadi Rp18,2 triliun. Penurunan lebih tajam justru datang dari segmen konstruksi, yang merosot 23% ke level Rp10,1 triliun.
Menariknya, laba bruto tak turun sedrastis itu. Jasa Marga berhasil menekan beban operasional, khususnya beban tol dan konstruksi, hingga 11,4% menjadi Rp18,1 triliun. Alhasil, laba brutonya hanya turun tipis 4,2%.
Namun begitu, tekanan berat justru datang dari beban lain-lain. Beban keuangan dan pajak akhirnya menekan kinerja di level paling bawah. Laba bersih perseroan pun terpangkas 19%, tersisa Rp3,46 triliun saja.
Artikel Terkait
Pasar Saham Korea Anjlok 7,24%, Terburuk dalam 19 Bulan Akibat Ketegangan Timur Tengah
Saham OILS Melonjak 12% di Tengah Konflik Timur Tengah Meski Tak Berkaitan dengan Minyak Bumi
IHSG Tipis Menguat ke 8.019,55, Sektor Terbelah dan Saham-saham Ekstrem Bergolak
Saham Migas Anjlok di BEI Meski Harga Minyak Dunia Menguat