Jakarta lagi ramai soal lapangan padel. Bukan cuma soal olahraganya, tapi lebih ke masalah izin. Satpol PP DKI mengaku siap membongkar 185 lapangan yang ketahuan nggak punya dokumen persetujuan bangunan gedung atau PBG. Tapi, mereka masih nunggu. Tunggu apa? Tunggu rekomendasi teknis dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan yang biasa disingkat Citata.
Kasatpol PP DKI, Satriadi, menjelaskan posisi mereka. "Kalau Satpol PP kan tugasnya menegakkan aturan. Nah, soal aturan detailnya, mungkin bisa tanya ke Dinas Citata," ujarnya saat dihubungi wartawan, Jumat lalu.
Menurutnya, pihaknya belum terima rekomtek itu. Dia kasih contoh, beda dengan operasi tempat hiburan malam selama Ramadan kemarin. Waktu itu, rekomendasi dari Dinas Pariwisata sudah keluar, jadi Satpol PP langsung bisa bergerak memantau.
"Iya, belum dapat rekomendasinya. Soalnya kan, contohnya waktu operasi hiburan, Dinas Pariwisata sudah mengeluarkan. Nah, kita tinggal pantau, memenuhi ketentuan atau nggak," sambung Satriadi.
Dia janji akan bertindak tegas. Jika rekomendasi teknisnya menyuruh membongkar, ya, pembongkaran yang akan dilakukan. "Betul. Kalau informasinya memang harus dibongkar, ya kita lakukan. Tapi detailnya, tanya ke Citata deh biar lebih jelas," tambahnya.
Di sisi lain, tekanan dari warga makin keras. Banyak keluhan berdatangan, terutama soal kebisingan. Aktivitas main padel yang sering berlangsung hingga larut malam dianggap mengganggu ketenangan kawasan perumahan.
Artikel Terkait
Lapangan Padel di Pulomas Disegel Permanen Lantaran Tak Miliki Izin SLF
Pelatih Panjat Tebing Diduga Lakukan Pelecehan Seksual dan Kekerasan Fisik terhadap Delapan Atlet
Harga Perak Antam Tembus Rp55.100 per Gram, Lanjutkan Tren Kenaikan
Baku Tembak di Perairan Kuba Tewaskan Empat Orang, Havana Tuduh Infiltrasi Teroris dari AS