Lebih dari 120 Kapal Dicegat atau Dilumpuhkan Militer AS sejak Blokade Pelabuhan Iran

- Senin, 01 Juni 2026 | 11:50 WIB
Lebih dari 120 Kapal Dicegat atau Dilumpuhkan Militer AS sejak Blokade Pelabuhan Iran

Lebih dari 120 kapal telah dicegat atau dilumpuhkan oleh militer Amerika Serikat sejak blokade terhadap pelabuhan Iran mulai diberlakukan. Angka tersebut mencakup 118 kapal komersial yang dialihkan dan lima kapal lainnya yang dinonaktifkan hingga 31 Mei lalu, sebagaimana diumumkan Komando Pusat AS atau Centcom melalui akun media sosialnya.

Blokade laut terhadap Iran mulai diterapkan pada 13 April. Centcom, pasukan AS yang bertanggung jawab di kawasan Timur Tengah, Asia Tengah, dan sebagian Asia Selatan, menegaskan bahwa pihaknya akan terus menghalangi pergerakan semua kapal yang menuju atau meninggalkan pelabuhan Iran.

Sementara itu, dalam tiga pekan terakhir, militer AS dilaporkan memberikan dukungan kepada sekitar 70 kapal yang berusaha melintasi Selat Hormuz. Menurut laporan The New York Times, sebagian besar kapal tersebut mematikan transponder mereka saat melintasi selat strategis itu.

Ketegangan di kawasan ini merupakan bagian dari rangkaian konflik yang lebih luas. Pada 28 Februari, Amerika Serikat dan Israel melancarkan serangan terhadap Iran, yang menargetkan kota-kota besar termasuk Teheran. Sebagai respons, Korps Garda Revolusi Islam mengumumkan operasi pembalasan skala besar dan menyerang Israel. Fasilitas militer AS di Bahrain, Yordania, Irak, Qatar, Kuwait, Uni Emirat Arab, dan Arab Saudi juga menjadi sasaran.

Di sisi lain, otoritas Iran memutuskan untuk menutup Selat Hormuz bagi kapal-kapal yang terkait dengan AS, Israel, dan negara-negara yang mendukung agresi terhadapnya. Keputusan ini semakin memperumit situasi keamanan dan navigasi di salah satu jalur pelayaran tersibuk di dunia tersebut.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar