Yahya Zaini Dukung Pelibatan Kantin Sekolah Kelola Makan Bergizi Gratis

- Jumat, 17 Juli 2026 | 06:20 WIB
Yahya Zaini Dukung Pelibatan Kantin Sekolah Kelola Makan Bergizi Gratis

Wakil Ketua Komisi IX DPR Yahya Zaini menyambut baik rencana pelibatan kantin sekolah dalam pengelolaan program makan bergizi gratis (MBG). Menurutnya, biaya operasional akan lebih murah jika MBG dikelola langsung oleh pihak sekolah.

"Saya menyambut baik gagasan atau rencana pelibatan sekolah dalam mengelola MBG ke depan. Kedua, perlu dilakukan pemetaan sekolah-sekolah yang mampu mengelola MBG. Karena tidak semua sekolah punya lahan dan ruangan yang cukup untuk membuat dapur. Bagi sekolah yang mampu dipersilahkan dan bagi yang tidak mampu jangan dipaksakan," kata Yahya kepada wartawan, Jumat (17/7/2026).

Yahya mengatakan, jika rencana ini diterapkan, perlu dikaji skema pembiayaan untuk dapur yang disediakan sekolah. Namun, ia menilai biaya yang dikeluarkan cenderung lebih murah dibandingkan jika dikelola yayasan.

"Perlu dikaji mengenai skema pembiayaan untuk dapur yang dikelola sekolah. Apakah skemanya sama dengan yang dikelola yayasan atau tidak. Karena biaya investasinya lebih murah dibanding yang dikelola yayasan," ujarnya.

Lebih lanjut, Yahya menilai keterlibatan sekolah akan meningkatkan partisipasi orang tua dalam mengawasi kualitas MBG. Dengan demikian, kasus keracunan makanan bisa dicegah. "Pelibatan sekolah akan meningkat partisipasi sekolah dan orang tua dalam melakukan pengawasan terhadap kualitas dan keamanan makanan sehingga kasus keracunan dapat dicegah dan dihindari. Apalagi jumlah penerima manfaatnya tidak banyak," tuturnya.

Yahya juga mengusulkan agar MBG difokuskan pada sekolah-sekolah yang muridnya berasal dari golongan tidak mampu, khususnya sekolah negeri. "Fokus lokasi sekolah hanya bagi sekolah-sekolah yang muridnya dari golongan yang tidak mampu, khususnya sekolah-sekolah negeri. Sedangkan bagi sekolah-sekolah swasta yang murid-muridnya dari golongan orang kaya tidak diperlukan. Supaya terjadi refocusing penerima manfaat," pungkasnya.

Editor: Agus Setiawan

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags