Amerika Serikat kembali melancarkan serangan mematikan ke wilayah Iran pada Kamis malam, menargetkan bandara, stasiun kereta api, dan dua jembatan di selatan negara itu. Ini merupakan malam kelima berturut-turut serangan AS terhadap Iran.
Televisi pemerintah Iran, IRIB, melaporkan tiga ledakan terdengar di sekitar bandara Iranshahr di tenggara Iran. "Setidaknya satu proyektil musuh Amerika menghantam bandara Iranshahr," demikian pernyataan IRIB di Telegram, seperti dikutip AFP.
Stasiun Persimpangan Kereta Api Bandar Abbas, kota pelabuhan di selatan Iran, juga menjadi sasaran. Kantor berita Mehr melaporkan bahwa dua warga Iran terluka dalam serangan tersebut.
Serangan udara juga menghantam dua jembatan di Provinsi Hormozgan, dekat Selat Hormuz. Laporan resmi mengutip IRNA menyebutkan dua orang tewas dan empat lainnya terluka akibat serangan itu.
Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) sebelumnya mengonfirmasi gelombang serangan baru terhadap Iran. "Pada pukul 14.00 zona waktu timur hari ini, pasukan AS mulai melakukan gelombang serangan baru terhadap Iran untuk malam kelima berturut-turut untuk lebih melemahkan kemampuan militer Iran," kata CENTCOM dalam pernyataan yang dikutip Anadolu Agency.
Artikel Terkait
Marinir AS Cegat Kapal di Teluk Oman, Serangan Rudal Dilancarkan Dekat Selat Hormuz
AS Kembali Serang Iran untuk Malam Kelima Berturut-turut
AS Kembali Gempur Iran, Targetkan Pulau Qeshm dan Bandar Abbas
AS Kembali Serang Iran di Dekat Selat Hormuz, Ketegangan Meningkat