Impor Indonesia Tembus US$21,2 Miliar di Januari 2026, Naik 18,21 Persen

- Senin, 02 Maret 2026 | 12:05 WIB
Impor Indonesia Tembus US$21,2 Miliar di Januari 2026, Naik 18,21 Persen

Jadi, apa sih yang bikin angkanya melonjak? Ternyata, peningkatan nilai impor secara tahunan ini didorong kuat oleh sektor nonmigas, dengan kontribusi atau andil sebesar 14,40 persen. Ateng kemudian membeberkan lebih detail kalau dilihat dari jenis barang yang diimpor.

"Nilai impor barang konsumsi naik 11,81 persen," ungkapnya. Tapi yang jadi pendorong utama sebenarnya adalah bahan baku atau penolong, yang naik 14,67 persen dengan andil 10,61 persen. Yang menarik, impor barang modal justru melesat cukup tinggi, yaitu 35,32 persen.

Di sisi lain, dari mana saja barang-barang itu datang? Peningkatan nilai impor nonmigas ternyata banyak bersumber dari beberapa negara utama. China, Australia, Jepang, dan Amerika Serikat disebut-sebut memberikan andil gabungan yang besar, yaitu 54,92 persen terhadap total kenaikan. Artinya, lebih dari separuhnya.

Secara keseluruhan, data Januari ini memberikan gambaran awal yang cukup kuat untuk aktivitas perdagangan Indonesia di tahun 2026. Kenaikan di hampir semua golongan penggunaan barang menunjukkan adanya permintaan yang tetap bergerak, meski perlu dilihat lebih lanjut dampak jangka panjangnya.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar