Pertama, Indika Energy (INDY). Sahamnya naik 4,26% ke Rp3.670 kemarin dengan volume beli yang solid. Dari kacamata analisis teknikal, pergerakannya diduga sedang dalam wave [iii] dari gelombang 5. Rekomendasinya Buy on Weakness di rentang Rp3.470-Rp3.620. Target harga ada di Rp3.910 dan Rp4.200, dengan stoploss di bawah Rp3.320.
Lalu ada Triputra Agro Persada (TAPG). Aksi beli cukup gencar mendorong saham ini melonjak 8,33% ke Rp1.625, bahkan berhasil menembus MA60. Posisinya diperkirakan ada di bagian wave [iii] dari gelombang C. Bisa diakumulasi saat melemah di area Rp1.550-Rp1.605. Targetnya Rp1.670 dan Rp1.745, stoploss di bawah Rp1.535.
Berbeda cerita dengan Telkom Indonesia (TLKM). Emiten ini justru terkoreksi 3,01% ke Rp3.540, ditekan oleh aksi jual dan penutupan di bawah MA60. Posisinya saat ini diduga sedang dalam wave (ii). Strateginya tetap Buy on Weakness di kisaran Rp3.410-Rp3.510, dengan target Rp3.660 dan Rp3.810. Stoploss-nya ketat, di bawah Rp3.390.
Terakhir, Unilever Indonesia (UNVR). Sahamnya menguat 3,03% ke Rp2.380 dengan volume beli yang muncul. Analis memperkirakan posisinya ada di wave [v] dari gelombang 1. Bisa dibeli di area Rp2.370-Rp2.340. Target harga ditetapkan di Rp2.490 dan Rp2.590, dengan batas stoploss di bawah Rp2.300.
Seperti biasa, semua rekomendasi ini punya risikonya sendiri. Penting untuk menyesuaikan dengan kondisi portofolio dan profil risiko masing-masing.
Artikel Terkait
BEI Bekukan Perdagangan Saham TIRT Usai Kenaikan Hampir 100% dalam Sebulan
Saham Batu Bara Meroket, Dipicu Ketegangan Timur Tengah dan Prospek Permintaan Global
Krisis Timur Tengah Picu Gejolak Mata Uang Global, Franc Swiss Menguat
Harga Minyak Melonjak 7% Usai Ketegangan Iran-Israel Ancam Selat Hormuz