murianetwork.com – Ancaman PHK massal dari sejumlah perusahaan dunia, belum berhenti.
Usai TikTok dan Levi Strauss, kini giliran perusahaan industri game Microsoft yang akan merumahkan sebagian pekerjanya.
Kali ini, Microsoft akan memberhentikan karyawan dari divisi game yakni dari tim Xbox, Activision Blizzard, dan ZeniMax (alias Bethesda).
Diperkirakan, total ada 1.900 karyawan yang akan kena imbas kebijakan ini dari total 22 ribu karyawan atau sekitar 8%.
Baca Juga: Maruarar Sirait Ajak Warga Subang Menangkan Prabowo-Gibran: Saya Dukung dari Hati
“Seiring dengan kemajuan kami di tahun 2024, pimpinan Microsoft Gaming dan Activision Blizzard berkomitmen untuk menyelaraskan strategi dan rencana eksekusi dengan struktur biaya berkelanjutan yang akan mendukung keseluruhan pertumbuhan bisnis kami," kata CEO Microsoft Gaming Phil Spencer.
Spencer beralasan, pihaknya telah mengidentifikasi bidang yang tumpang tindih dan hendak menyederhanakannya.
Artikel Terkait
Petrosea Akuisisi Mayoritas Saham Perusahaan Jasa Pelabuhan Vista Maritim Asia
Samindo Resources Pacu Target Overburden Removal ke 34,5 Juta BCM pada 2026
InJourney Airports Borong 32 Penghargaan Kepuasan Penumpang ACI 2025
Nikkei Jepang dan KOSPI Korea Cetak Rekor Tertinggi, Didorong Euforia Teknologi AI